Penataan Kabel Udara di Tangsel Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi dan Aman

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 28 Juli 2026 | 20:38 WIB
Kabel-kabel telekomunikasi yang sebelumnya menggantung di udara kini telah dipindahkan ke saluran bawah tanah.
Kabel-kabel telekomunikasi yang sebelumnya menggantung di udara kini telah dipindahkan ke saluran bawah tanah.

Serpong, bidiktangsel.com – Program penataan kabel udara di Tangsel terus menunjukkan hasil. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil merapikan jaringan utilitas telekomunikasi di sejumlah ruas jalan melalui relokasi kabel udara ke jaringan bawah tanah, sehingga kawasan perkotaan kini terlihat lebih tertata, aman, dan nyaman.

Beberapa ruas jalan yang telah menikmati perubahan tersebut di antaranya Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya, Kecamatan Ciputat Timur. Kabel-kabel telekomunikasi yang sebelumnya menggantung di udara kini telah dipindahkan ke saluran bawah tanah.

Baca Juga: PWI dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik, Permintaan Maaf Diterima Demi Persatuan Indonesia

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, penataan jaringan utilitas merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun kota modern dengan infrastruktur yang lebih berkualitas dan tertata.

"Penataan jaringan kabel telekomunikasi ini bukan hanya memperindah wajah kota, tetapi juga meningkatkan keselamatan masyarakat, mempermudah pemeliharaan jaringan, serta mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Program ini akan terus kami lanjutkan secara bertahap di berbagai koridor jalan utama di Tangsel agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," ujar Benyamin, Senin (27/7/2026).

Program relokasi kabel utilitas tersebut dijalankan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) sejak 2022.

Baca Juga: H. Mukroni Tinggalkan Pamulang Menuju Dispora Tangsel, H. Mamat Siap Melanjutkan Pengabdian

Melalui program tersebut, jaringan telekomunikasi dipindahkan dari kabel udara ke sistem ducting bawah tanah. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan koridor jalan yang lebih rapi tanpa mengganggu layanan telekomunikasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Robbi Cahyadi, menjelaskan proses relokasi tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat karena melibatkan banyak operator telekomunikasi dengan kesiapan jaringan yang berbeda.

"Relokasi kabel utilitas bukan pekerjaan yang selesai dalam hitungan hari. Sejak awal 2022 kami bersama APJATEL melakukan koordinasi secara intensif, mulai dari perencanaan, pembangunan ducting, hingga proses pemindahan kabel milik masing-masing operator. Alhamdulillah, hasilnya mulai dapat dirasakan masyarakat," kata Robbi.

Menurutnya, APJATEL menunjuk kontraktor untuk membangun jaringan saluran bawah tanah. Setelah jaringan dinyatakan aktif dan berfungsi normal, setiap operator melakukan migrasi layanan sebelum kabel udara lama diputus secara bertahap.

Baca Juga: Lepas Sambut Camat Pamulang, H. Mamat Siap Lanjutkan Pelayanan untuk Masyarakat

Robbi menegaskan, pembangunan jaringan bawah tanah tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan.

"Setiap operator memiliki kesiapan yang berbeda. Karena itu proses relokasi dilakukan secara bertahap agar layanan telekomunikasi kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X