Jangan Jadi “Kertas Kosong”, Benyamin Dorong Remaja Tangsel Perkuat Mental dan Karakter

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 03:25 WIB
Seminar Kesehatan Remaja yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangsel di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel,
Seminar Kesehatan Remaja yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangsel di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel,

TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan remaja agar lebih bijak memanfaatkan teknologi digital. Menurutnya, pola interaksi yang semakin bergeser ke ruang digital menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kesehatan mental remaja.

Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat membuka Seminar Kesehatan Remaja yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangsel di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Rabu (26/8/2026).

Benyamin menilai kesehatan mental merupakan aspek penting yang perlu dijaga sejak usia remaja karena akan berpengaruh terhadap masa depan. Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini juga dinilai berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama akibat perkembangan teknologi dan penggunaan perangkat digital.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Ditarget Ketok 15 Desember, Dasco: Tak Selesai Kami Mundur

“Anak-anak sekalian, kesehatan mental ini sangat berpengaruh untuk masa depan kalian dan ini harus dijaga banget,” ujar Benyamin.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi telah mengubah cara anak-anak menjalani aktivitas sehari-hari. Jika sebelumnya interaksi lebih banyak dilakukan secara langsung melalui kegiatan fisik dan pertemanan di lingkungan sekitar, kini sebagian aktivitas dan komunikasi berpindah ke perangkat digital.

Kondisi tersebut, kata Benyamin, juga dapat memengaruhi pola komunikasi antara remaja dengan keluarga. Tidak sedikit anak yang justru lebih nyaman mencurahkan persoalan pribadi kepada teman melalui ruang digital, meski orang tua berada di dekat mereka.

“Padahal ibu kamu ada di sebelah kamu, bapak kamu ada di sebelah kamu, kakak kamu juga ada di sebelah kamu. Ada di rumah, tapi kenapa curhatnya selalu sama teman saja,” katanya.

Baca Juga: Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU: “Tanpa Dukungan NU dan Muhammadiyah, Saya Tak Dapat Mandat Rakyat”

Karena itu, Benyamin meminta remaja tidak hanya memahami cara menggunakan teknologi secara bijak, tetapi juga membangun nilai dan karakter sebagai bekal menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Ia menyebut sejumlah nilai yang perlu ditanamkan dalam diri remaja, antara lain kejujuran, rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, berbuat baik kepada teman, serta memiliki kepedulian untuk saling membantu.

“Dalam diri kamu harus punya nilai. Jangan menjadi kertas kosong yang tidak punya nilai,” tegasnya.

Remaja Diminta Berani Memilih dan Mempertimbangkan Risiko

Benyamin juga menekankan pentingnya kemampuan mengambil keputusan. Menurut dia, setiap pilihan yang dibuat remaja memiliki konsekuensi sehingga harus dipertimbangkan secara matang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X