Ciputat – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat persatuan, kepedulian, serta semangat gotong royong.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Masjid Al-Itishom, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Kecamatan Ciputat, Selasa (18/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Benyamin mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kontribusi terhadap bangsa tidak selalu harus diwujudkan melalui hal besar.
“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal yang sederhana, bekerja dengan amanah, melayani dengan ikhlas, menjaga lingkungan, membantu sesama, mendidik generasi muda, dan terus berbuat baik di mana pun kita berada,” ujar Benyamin.
Ia menilai semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan menjadi kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. Persatuan, kata Benyamin, dapat dijaga melalui kerukunan, gotong royong, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Benyamin juga mendorong masyarakat Tangsel untuk terus menghidupkan kegiatan keagamaan sekaligus menjaga kerukunan antarwarga. Ia mengingatkan agar berbagai tindakan yang berpotensi memicu perpecahan dapat dihindari.
Baca Juga: Pilar Saga: Generasi Muda Jadi Kunci Masa Depan Pembangunan Tangsel
Kebersamaan Jadi Modal Pembangunan Tangsel
Benyamin menyebut kebersamaan seluruh elemen masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang Selatan.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat dari berbagai unsur agar pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Semoga dengan semangat kebersamaan tersebut, Tangerang Selatan semakin maju, semakin nyaman, semakin sejahtera, dan semakin menjadi rumah yang baik bagi seluruh warganya,” jelasnya.
Dalam tasyakuran tersebut, Benyamin turut menyinggung perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap para guru mengaji.
Ia mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan melalui pemberian insentif sebagai bentuk apresiasi terhadap peran guru mengaji dalam pendidikan keagamaan masyarakat.
“Insentif bagi guru ngaji kami coba terus lakukan. Dengan segala keterbatasannya, tidak besar-besar amat, tapi mudah-mudahan membawa manfaat,” ujarnya.
Artikel Terkait
AI Makin Canggih, Diskominfo Tangsel Gandeng NU Perkuat Benteng Literasi Digital Lawan Hoaks
Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Pemkot Tangsel Kembangkan 36 Pos Lansia untuk Wujudkan Lansia Aktif dan Mandiri
Wajah Baru SDN Jombang 03 Tangsel: Gedung 3 Lantai, 21 Kelas Aktif, 672 Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman
Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Ciputat, Polres Tangsel: Bukan Sekadar Penghubung, Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Pejabat Tangsel Sulit Dikonfirmasi, PWI Tegaskan: Publik Berhak Tahu Kinerja dan Anggaran