Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghadirkan Tangsel Expo untuk memeriahkan rangkaian Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antardaerah dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA).
Tangsel Expo dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 21-22 September 2026, di Plaza Puspemkot Tangsel dengan dukungan Bank BJB Tangsel. Pameran tersebut menjadi bagian dari agenda kerja sama antardaerah sekaligus wadah untuk memperkenalkan potensi unggulan Kota Tangsel.
Baca Juga: 58 Pemda Incar Replikasi Sistem Peta Pajak Tangsel, Kerja Sama SISGITA Segera Ditandatangani
Asisten Daerah II Kota Tangerang Selatan, Heru Agus, mengatakan Tangsel Expo tidak hanya menampilkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah potensi daerah lainnya juga akan dipamerkan kepada pengunjung dan pemerintah daerah yang mengikuti agenda kerja sama.
“Tidak hanya UMKM, nanti juga ada Pameran Anggrek,” kata Heru, Sabtu (19/9/2026).
Selain produk UMKM dan tanaman anggrek, Tangsel Expo akan menampilkan berbagai produk unggulan serta potensi masyarakat lainnya. Pameran tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
Menurut Heru, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemkot Tangsel untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pemerintah daerah yang hadir dalam agenda kerja sama dan replikasi SISGITA.
Baca Juga: 58 Pemda Lirik SISGITA Tangsel, Integrasi Data Tanah dan Pajak Jadi Rujukan Nasional
Program replikasi SISGITA yang melibatkan 58 daerah menjadi bagian dari upaya memperluas penerapan inovasi tersebut di berbagai wilayah. Setiap daerah yang melakukan replikasi dapat menyesuaikan penerapannya dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.
Penandatanganan kerja sama antardaerah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan praktik dalam penerapan inovasi pemerintahan.
Dalam rangkaian agenda itu, Tangsel Expo berfungsi sebagai etalase potensi daerah. Masyarakat dapat melihat secara langsung produk UMKM, pameran anggrek, serta berbagai produk dan potensi lainnya yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Ketua Forum UMKM Laporkan Dugaan Maladministrasi BPN Tangsel dan Praktik Mafia Tanah
Penggabungan agenda kerja sama antardaerah dengan pameran potensi lokal diharapkan memperluas promosi produk Tangsel sekaligus membuka ruang interaksi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
Melalui Tangsel Expo, potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah tidak hanya diperkenalkan kepada masyarakat Tangsel, tetapi juga kepada pemerintah daerah dari berbagai wilayah yang hadir dalam rangkaian kerja sama tersebut. (***)
Artikel Terkait
Tangsel Perkuat Penanganan Stunting, 879 Anak Terindikasi hingga Agustus 2026
Pilar Saga Ingatkan 54 Lurah Tangsel: Integritas Bukan Sekadar Materi, Harus Jadi Pedoman Kerja
Negara Harus Lindungi Hak Warga atas Nomor Telepon di Era Identitas Digital
Transaksi Digital Melonjak, DJP Kantongi Pajak Ekonomi Digital Rp57,23 Triliun per Agustus 2026
Dugaan Bangunan dan Tower BTS Tanpa Izin di Serua Indah Ciputat Dikritik Warga, Pengaduan Lewat Tangsel Siaga 112 Dinilai Lamban