Ciputat, bidiktangsel.com - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya integritas bagi seluruh lurah dalam menjalankan amanah pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas yang berlangsung di Ruang Blandongan Lantai 4, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 54 lurah se-Kota Tangsel bersama pasangan masing-masing. Materi yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan dalam kegiatan bimbingan teknis, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Baca Juga: Tangsel Perkuat Penanganan Stunting, 879 Anak Terindikasi hingga Agustus 2026
Pilar meminta para lurah menjadikan nilai integritas sebagai pedoman ketika menjalankan kewenangan pemerintahan di wilayah masing-masing.
“Saya harap apa yang didapatkan oleh bapak-ibu semuanya di sini jangan sampai hanya memenuhi kewajiban kita datang hari ini karena ada pihak KPK yang memberi materi, tapi jadikanlah materi yang disampaikan itu pedoman dalam bapak-ibu bekerja,” ujar Pilar.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semestinya dipandang hanya sebagai agenda formal yang diselenggarakan Inspektorat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
“Jadikan pertemuan kita, acara hari ini bukan hanya sekadar memenuhi undangan dari Inspektorat. Kita hadir di sini untuk sama-sama memahami bahwa kita harus melakukan kegiatan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Satpol PP Tangsel Segel Gardu Listrik PT Xanhsm Green SM Usai Sidak DPRD
Lurah Diminta Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat
Pilar menyebut lurah memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu aparatur pemerintah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Karena itu, menurut dia, kualitas kinerja lurah tidak hanya tercermin dari penyelesaian administrasi pemerintahan, tetapi juga dari kemampuan merespons dan menyelesaikan persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.
“Kita ini sebagai pelayanan masyarakat, tentu saja masyarakat sangat mengharapkan betul kinerja kita. Nah, kita datang di tengah-tengah masyarakat ini bukan malah menjadi masalah, tapi bagaimana menjadi problem solver atau orang yang bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat kita,” jelasnya.
Ia meminta para lurah memahami bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Sidak Pool Taksi Tangsel Memanas, Julham Firdaus Telepon Kasatpol PP dan Soroti Pembangunan
Kekeringan Mengancam, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Cipeucang Cegah Kebakaran Lahan
Tekan Risiko Banjir, Pemkot Tangsel Bangun Turap 204 Meter di Bukit Nusa Indah
CKG Tangsel Tembus 53 Persen, Pemkot Perkuat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan
Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Tumbuhkan Ekonomi dan Jaga Stabilitas