Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Jadi Perhatian, Warga Tangsel Diminta Waspada dan Gunakan Masker

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 9 September 2026 | 11:28 WIB
Sebanyak 14.000 masker gratis dibagikan kepada masyarakat di tujuh kecamatan pada Selasa (8/9/2026).
Sebanyak 14.000 masker gratis dibagikan kepada masyarakat di tujuh kecamatan pada Selasa (8/9/2026).

Pamulang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel memperkuat langkah mitigasi menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sebelumnya mencapai sejumlah wilayah di sekitar Jabodetabek, termasuk Tangerang Selatan.

Sebanyak 14.000 masker gratis dibagikan kepada masyarakat di tujuh kecamatan pada Selasa (8/9/2026). Pembagian dilakukan dalam dua tahap, yakni sekitar 4.000 masker pada pagi hari dan 10.000 masker pada sore hari.

Baca Juga: Lindungi Warga dari Abu Vulkanik, Pilar Saga Bagikan 14 Ribu Masker di Tangsel

Salah satu lokasi pembagian masker berada di Alun-Alun Pamulang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan masyarakat sekaligus mengantisipasi risiko paparan abu vulkanik yang dapat terbawa angin ke sejumlah wilayah.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengimbau masyarakat, khususnya mereka yang harus beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker sebagai langkah pencegahan.

“Ini oleh PMI dibagikan masker di beberapa titik di Tangsel, kemudian dari Dinas Kesehatan juga menyiapkan masker di puskesmas-puskesmas kita yang nanti akan bisa didapatkan masyarakat secara gratis,” ujar Benyamin.

Masker Gratis Disiapkan di Puskesmas

Benyamin mengatakan ketersediaan masker yang telah dibagikan saat ini masih terbatas. Karena itu, Pemkot Tangsel akan berupaya mendapatkan tambahan pasokan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten maupun Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Isu Migrasi Siswa Mencuat, Yayasan Syarif Hidayatullah Tegaskan Fokus Lindungi Anak

Menurutnya, penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

“Kita tetap akan minta tambahan masker itu. Karena yang kami pandang bahwa mengenakan masker di luar ruangan ini sangat penting dalam kondisi saat ini,” katanya.

Pemkot Tangsel juga menyiapkan akses masker melalui puskesmas agar masyarakat dapat memperoleh perlindungan apabila membutuhkan.

Imbauan tersebut disampaikan di tengah masih berlangsungnya pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Badan Geologi sebelumnya menyatakan Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga, sementara aktivitas vulkaniknya masih dipantau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X