Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau Terjang Lampung, Warga Keluhkan Debu Vulkanik hingga Ganggu Pernapasan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 6 September 2026 | 16:11 WIB
Menyoroti kondisi terkini masyarakat di wilayah Lampung yang terdampak hujan abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. (Instagram.com / @lampuung - @halokrw)
Menyoroti kondisi terkini masyarakat di wilayah Lampung yang terdampak hujan abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. (Instagram.com / @lampuung - @halokrw)

LAMPUNG – Hujan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan menerpa sejumlah wilayah di Lampung, Sabtu (5/9/2026). Abu vulkanik disebut cukup tebal hingga masuk ke permukiman dan mengotori rumah, sekolah, serta sejumlah tempat ibadah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda dilaporkan berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) malam.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau sebelumnya melaporkan erupsi berlangsung menerus sejak pukul 23.07 WIB.

Baca Juga: Sudah Boarding Malah Disuruh Turun, Cerita Penumpang Gagal Terbang dari Bandara Soetta akibat Erupsi Anak Krakatau

Dampak aktivitas vulkanik tersebut kemudian terlihat di sejumlah wilayah Lampung. Salah satunya terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @lampuung pada Sabtu (5/9/2026).

Dalam unggahan tersebut, warga memperlihatkan kondisi lingkungan yang diselimuti abu vulkanik. Debu tampak menutupi sejumlah bagian permukiman di wilayah Pesisir Barat.

“Tak menyangka debu vulkanik sudah sejauh ini dan banyak sekali, sehat-sehat pernapasan masyarakat Krui,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Video itu juga memperlihatkan kondisi rumah warga yang disebut terdampak paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga: Anak Krakatau Erupsi, Dinkes Tangsel Ingatkan Warga Waspadai Paparan Abu Vulkanik

Selain Pesisir Barat, abu vulkanik juga dilaporkan mencapai sejumlah wilayah di Kabupaten Tanggamus.

Tiga Kecamatan Tanggamus Terdampak

Di Kabupaten Tanggamus, hujan abu dilaporkan terjadi di tiga kecamatan, yakni Pematang Sawa, Kelumbayan, dan Cukuh Balak.

Abu vulkanik dilaporkan mulai dirasakan warga sejak Sabtu pagi. Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap paparan abu yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di wilayah yang terdampak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pahami Yuuk Menjadi Kuasa Wajib Pajak

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:07 WIB
X