Pasca Kongres Persatuan, Publik Menunggu Langkah Munir Satukan PWI

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 1 September 2025 | 14:17 WIB
Junaidi Rusli, Wakil Ketua FPRMI
Junaidi Rusli, Wakil Ketua FPRMI

Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Forkopimda Solid Jaga Kamtibmas

Kesejahteraan Jurnalis yang masih menjadi isu klasik, dengan banyak pekerja media menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Ancaman Kebebasan Pers yang tak jarang muncul dalam bentuk intimidasi maupun kriminalisasi.

“Pers nasional harus kembali ke khitahnya sebagai benteng demokrasi. Dan PWI punya tanggung jawab moral untuk memimpin jalan itu,” tegas seorang akademisi komunikasi dari Universitas Indonesia.

Menunggu Langkah Konkret

Pasca kongres, bola kini ada di tangan Munir. Ia harus membuktikan bahwa PWI masih relevan sebagai organisasi pers profesional, independen, dan berintegritas.

Jika Munir berhasil mengembalikan marwah PWI, sejarah akan mencatatnya sebagai pemimpin persatuan.

Baca Juga: Evaluasi MoU Terkait Penanganan Sampah Pandeglang dan Tangsel

Namun jika gagal, risiko terbesar adalah PWI semakin ditinggalkan oleh komunitas pers maupun masyarakat yang membutuhkan organisasi jurnalis yang kuat dan kredibel.

Kongres Persatuan memang sudah selesai, tetapi pekerjaan besar baru saja dimulai. Munir harus berani mengambil langkah tegas: menyatukan PWI, merestorasi kepercayaan publik, dan memastikan PWI kembali berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga demokrasi Indonesia.
Kini, publik menunggu.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X