Oleh: Junaidi Rusli
Jakarta – Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang baru saja usai meninggalkan catatan sejarah baru bagi dunia pers nasional.
Setelah bertahun-tahun organisasi wartawan tertua di Indonesia ini dilanda konflik internal yang melelahkan, terpilihnya Munir sebagai Ketua Umum membawa harapan besar sekaligus tantangan yang tidak ringan: menyatukan kembali PWI sebagai rumah besar semua jurnalis Indonesia.
Harapan Baru, Beban Berat
Sejak lama, PWI kerap tersandera oleh rivalitas internal. Alih-alih menjadi forum merumuskan agenda besar pers, kongres lebih sering dipersepsikan sebagai panggung pertarungan elit.
Akibatnya, kepercayaan publik terhadap PWI menurun. Kini, pasca Kongres Persatuan, beban Munir jelas: mengembalikan marwah PWI.
Publik menunggu langkahnya dalam merajut kembali keutuhan organisasi, merangkul semua pihak, serta menghapus sekat kubu-kubuan yang selama ini memecah belah internal PWI.
Baca Juga: Catatan dari Kongres Persatuan PWI 2025: Legalitas Organisasi dan Pentingnya Pengakuan Pemerintah
“PWI bukan milik segelintir orang, melainkan rumah besar bagi seluruh jurnalis Indonesia. Kepemimpinan yang inklusif adalah kunci,” ujar salah satu pengamat media, menekankan pentingnya kepemimpinan yang bisa merekatkan, bukan memisahkan.
Agenda Besar Munir: Inklusif, Transparan, dan Profesional
Munir dituntut segera menunjukkan keberanian dalam menyusun kepengurusan yang inklusif dan transparan.
Tata kelola organisasi harus berorientasi pada profesionalisme, bukan kepentingan kelompok tertentu.
Selain itu, ia juga ditantang menjawab berbagai problem aktual dunia pers:
Digitalisasi Media yang mengubah pola kerja dan distribusi informasi.
Artikel Terkait
Tragedi Ojol Affan Kurniawan: DPR RI Dituding Jadi Biang Kerok Benturan Rakyat dan Aparat
Doa untuk Almarhum Wina Armada dan Penandatanganan Pakta Integritas Warnai Pra-Kongres PWI 2025
Kongres Persatuan PWI 2025 Resmi Dibuka di Cikarang, Wamen Komdigi Dorong Konsolidasi dan Soliditas Pers Nasional
Tekankan Persatuan Wartawan, Nezar Patria: PWI Sebagai 'Kakak Tertua'
Kongres PWI 2025 di Cikarang: Atal S Depari dan Sihono MT Paparkan Visi Misi Calon Ketua Dewan Kehormatan