Ciputat, bidiktangsel.com – Penolakan terhadap keberadaan peternakan ayam atau kandang ayam di sekitar Perumahan Alam Serua 2, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, terus bergulir.
Warga mengeluhkan bau yang diduga berasal dari aktivitas peternakan tersebut dan meminta pemerintah segera mengambil langkah penyelesaian.
Persoalan itu mencuat setelah sejumlah warga menyampaikan keberatan terhadap keberadaan kandang ayam yang berbatasan dengan lingkungan permukiman mereka.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Pastikan Bus Sekolah Gratis Tangsel Siap Beroperasi Sambut Hari Pertama Sekolah
Keluhan tersebut kemudian menjadi perhatian pemerintah kecamatan dan aparat penegak peraturan daerah.
Saat dikonfirmasi pada Senin (13/7/2026), Camat Ciputat, H. Mamat, SE., MM., menyatakan telah mendatangi pemilik kandang ayam bersama jajaran terkait. Ia juga menjelaskan bahwa Satpol PP telah melakukan peninjauan ke lokasi pada 9 Juli 2026.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya sudah mendatangi pemilik kandang ayam dan dari Satpol PP juga sudah datang ke lokasi tanggal 9 Juli 2026. Sesuai arahan Bapak Kabid Anhar, selanjutnya akan dilakukan pemanggilan oleh Satpol PP untuk pelaksanaan mediasi," ujar Mamat kepada wartawan.
Menurutnya, Satpol PP telah meminta daftar pihak-pihak yang akan diundang dalam mediasi, yakni pemilik kandang, pelapor dari warga Perumahan Alam Serua 2, serta para Ketua RT dan RW dari Kelurahan Serua maupun Kelurahan Jombang yang wilayahnya berbatasan dengan lokasi sengketa.
Sebelumnya, pada Sabtu (11/7/2026), wartawan memperoleh undangan dari salah seorang warga Perumahan Alam Serua Indah 2 untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mendengarkan aspirasi warga terkait keberadaan peternakan ayam tersebut.
Salah seorang warga, Doy, mengatakan keluhan utama masyarakat adalah bau yang menurutnya paling terasa pada pagi dan malam hari ketika hembusan angin lebih kencang.
Ia menyebut warga juga mempertanyakan sistem pengelolaan limbah, sanitasi, serta aspek perizinan usaha peternakan tersebut.
Menurut Doy, warga kemudian berinisiatif mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk penolakan yang diketahui Ketua RT setempat sebelum disampaikan kepada pemerintah.
Artikel Terkait
Bau Menyengat Diduga dari Peternakan Ayam di Cilalung Tangsel Dikeluhkan Warga, Izin Operasional Dipertanyakan
AI Mengubah Cara Bekerja, SDM Unggul Kunci Hadapi Perubahan Dunia Kerja
KADIN Tangsel dan Perseroda PITS Perkuat Sinergi, Siapkan Kolaborasi Pasar Digital untuk Dorong UMKM
Ngider Sehat Premium Tangsel, Benyamin Davnie Pastikan Tak Ada Warga Terkendala Akses Layanan Kesehatan
KADIN Tangsel Tancap Gas, Gandeng Perseroda PITS Perkuat Investasi dan Transformasi Digital