Tragedi Ojol Affan Kurniawan: DPR RI Dituding Jadi Biang Kerok Benturan Rakyat dan Aparat

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 23:42 WIB
Bukti nyata gagalnya DPR RI menjalankan fungsi representasi rakyat.
Bukti nyata gagalnya DPR RI menjalankan fungsi representasi rakyat.

Jakarta — Tragedi demonstrasi yang menelan korban jiwa seorang pengemudi ojek online (Ojol) bernama Affan Kurniawan (21) menyisakan luka mendalam bagi bangsa. 

Peristiwa memilukan ini dianggap sebagai bukti nyata gagalnya DPR RI menjalankan fungsi representasi rakyat.

Koordinator Sahabat Presisi, Egi Hendrawan, menyebut DPR RI justru menjadi penyebab utama terjadinya benturan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Baca Juga: BMM Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian Selama 24 Tahun Berturut-Turut

“Aparat dan rakyat dibenturkan karena DPR menutup mata terhadap aspirasi. Affan adalah korban nyata dari kebuntuan politik yang dipertontonkan DPR RI,” tegas Egi saat ditemui di Jakarta.

DPR RI dan Wacana Kenaikan Gaji di Tengah Krisis Rakyat

Di tengah suasana duka, DPR RI juga menuai kritik tajam akibat wacana kenaikan gaji anggota dewan. 

Bagi Egi, kebijakan tersebut memperlebar jurang ketidakpercayaan antara rakyat dengan wakilnya di Senayan.

Baca Juga: Bupati Serang Ratu Zakiyah Terima Penghargaan BAZNAS Awards 2025

“Di saat rakyat menjerit karena himpitan ekonomi, DPR malah sibuk menaikkan gaji. Sungguh ironi. Rakyat dibenturkan dengan aparat, sementara wakil rakyatnya menikmati fasilitas dan tunjangan. Inilah puncak pengkhianatan terhadap demokrasi,” ujarnya lantang.

Puan Maharani Diminta Bertanggung Jawab

Lebih jauh, Egi menegaskan tanggung jawab moral dan politik terbesar berada di pundak Puan Maharani selaku Ketua DPR RI. Ia menilai Puan gagal menjaga marwah parlemen dan justru membiarkan DPR menjadi simbol kemarahan publik.

Baca Juga: Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat, Pesan Gubernur Banten Andra Soni

“Puan Maharani harus bertanggung jawab penuh. Jalan paling terhormat adalah mundur dari jabatannya. Jika tidak, DPR hanya akan semakin kehilangan legitimasi dan kepercayaan rakyat,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X