Tangerang – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga RW 05 Perumahan Graha Citra, Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, bersama jajaran TNI melalui kerja bakti lingkungan yang digelar pada Minggu pagi.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk memperbaiki akses lingkungan dan penerangan jalan umum (PJU) yang hingga kini belum tersentuh pembangunan pemerintah.
Sekitar 200 warga terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti bersama personel TNI dari Yonif TP 942/Arya WangsaKara. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur di lingkungan perumahan yang dinilai masih memprihatinkan.
Ketua RW 05 Graha Citra, Jufrin, mengatakan kegiatan gotong royong dilakukan sebagai langkah swadaya warga untuk menjawab kebutuhan dasar lingkungan, khususnya penerangan jalan dan akses jalan yang rusak.
“Gotong royong hari ini kami lakukan bersama TNI untuk memperbaiki lingkungan, khususnya penerangan jalan. Jalan di wilayah kami ini belum pernah tersentuh pembangunan pemerintah, sehingga kami berinisiatif bergerak bersama,” ujar Jufrin.
Menurutnya, akses jalan sepanjang kurang lebih 1.400 meter masih menjadi persoalan utama warga. Rencana betonisasi yang sebelumnya sempat dibahas bersama pemerintah daerah belum dapat direalisasikan karena terkendala status lahan yang masih diklaim pihak perusahaan.
Baca Juga: Wisuda ke-13 Universitas Trilogi Cetak Lulusan Siap Bersaing di Era Digital
“Pemerintah sebenarnya sudah memiliki niat baik, namun karena status jalan masih diklaim oleh pihak perusahaan, pembangunan tidak bisa dilanjutkan. Kami berharap ada solusi agar masyarakat tidak terus dirugikan,” katanya.
Selain akses jalan, warga juga menyoroti minimnya fasilitas penerangan jalan umum di kawasan tersebut. Berbagai pengajuan telah dilakukan melalui proposal ke pemerintah desa hingga pembahasan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan PJU.
“Untuk penerangan jalan, kami sudah mengajukan melalui berbagai jalur, termasuk Musrenbang di Kecamatan Legok. Namun sampai sekarang belum juga terealisasi,” tambah Jufrin.
Kondisi tersebut dinilai semakin berat karena jumlah penduduk di wilayah RW 05 mencapai hampir 4.000 jiwa atau sekitar 1.700 kepala keluarga.
Minimnya penerangan jalan membuat warga khawatir terhadap aspek keamanan dan keselamatan, terutama saat malam hari.
Perwakilan TNI, Serda Umar Wijaya dari Yonif TP 942/Arya WangsaKara, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong tersebut. Ia menegaskan keterlibatan TNI merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Dikeluhkan Warga Soal Galian, PT PITS Akui Belum Kantongi Rekomtek
Mahasiswa Layangkan Keberatan, Dishub Tangsel Dinilai Abaikan Keterbukaan Informasi Publik
KUR Rp20 Juta di BRI Unit Serua Ciputat Diduga Pakai Jaminan Sertifikat, Keluarga Nasabah Mengadu ke Ombudsman
Pilar Soroti Kedaulatan dan Perlindungan Anak di Ruang Digital
Satpol PP Tangsel Razia Lychee Massage BSD City, Belasan Terapis Diamankan