Dikeluhkan Warga Soal Galian, PT PITS Akui Belum Kantongi Rekomtek

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 20 Mei 2026 | 10:41 WIB
Keluhan warga mencuat setelah aktivitas penggalian dinilai mengganggu lingkungan
Keluhan warga mencuat setelah aktivitas penggalian dinilai mengganggu lingkungan

Bidiktangsel.com – Pekerjaan galian tanah yang dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) di kawasan Pondok Pucung menuai keluhan warga. 

Proyek pemasangan instalasi saluran air itu dipersoalkan lantaran disebut belum mengantongi rekomendasi teknis (rekomtek) dari dinas terkait, Senin (19/5/2026).

Keluhan warga mencuat setelah aktivitas penggalian dinilai mengganggu lingkungan serta berpotensi merusak akses jalan di kawasan permukiman. 

Baca Juga: Tangsel Jadi Rujukan Digitalisasi Pajak Daerah, TP2DD Terbaik Jawa-Bali, Kota Tanjungbalai Pelajari Strategi Peningkatan PAD Berbasis Digital

Warga juga mempertanyakan legalitas pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan milik daerah tersebut.

Pengawas lapangan PT PITS, Hasbi, membenarkan bahwa pekerjaan tersebut belum memiliki rekomtek saat proses penggalian berlangsung. 

Hal itu disampaikan usai mediasi bersama warga di rumah Ketua RT setempat.

“Iya betul, tadi kami mediasi di rumah Ketua RT. Awalnya saya percaya diri karena saya pikir pekerjaan ini sudah ada rekomteknya, ternyata saat saya cek ke bagian perencanaan memang belum ada,” ujar Hasbi kepada wartawan di lokasi.

Menurutnya, proyek tersebut merupakan limpahan pengawasan dari petugas lapangan sebelumnya sehingga dirinya belum memahami secara detail kondisi administrasi pekerjaan.

Baca Juga: Sempat Viral Ketahuan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Ternyata Kepikiran Sapi Virtualnya Lapar

“Pekerjaan ini memang limpahan dari pengawas lapangan yang lain sebelumnya, makanya saya tidak terlalu paham situasi di sini,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Direktur Umum PT PITS Agus Supadmo enggan memberikan penjelasan rinci terkait persoalan tersebut. 

Agus meminta awak media menghubungi pihak lain yang dianggap lebih memahami kondisi lapangan.

“Terima kasih infonya ya, saya coba cek ke kontraktor. Yang tahu kondisi lapangan Hasbi. Jangan ke saya ya om, ada yang lebih kompeten, ke manajer teknik ya,” tulis Agus sambil mengirimkan nomor kontak manajer teknik lapangan bernama Kriss.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X