Baca Juga: Bus Sekolah Tangsel Tetap Gratis di Tengah Ancaman Kenaikan BBM Solar Juli 2026
“Kami sangat berterima kasih atas undangan dari warga. TNI berasal dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan kembali untuk rakyat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kebersamaan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Rafali Daeli, menilai kegiatan kerja bakti tersebut menjadi simbol kuat persatuan antara warga dan TNI dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menyoroti status jalan yang hingga kini belum memiliki kepastian hukum, padahal akses tersebut telah digunakan warga selama hampir 30 tahun sebagai jalur utama menuju kawasan perumahan.
Baca Juga: Fahri Hamzah Luncurkan Buku Strategi Swasembada Papan 2045
“Jalan ini sudah puluhan tahun digunakan sebagai akses utama warga, bahkan menjadi dasar persetujuan kredit perumahan dahulu. Sangat disayangkan jika sampai sekarang tidak bisa diperbaiki hanya karena persoalan administratif,” ungkap Rafali.
Menurutnya, kerusakan jalan juga berdampak terhadap lambatnya penanganan kondisi darurat, termasuk saat terjadi kebakaran. Selain itu, minimnya penerangan jalan memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan lingkungan warga.
Melalui kegiatan gotong royong bersama TNI tersebut, warga berharap pemerintah daerah dan pihak perusahaan terkait segera memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur dasar di kawasan Graha Citra Legok.
“Harapan kami sederhana, ada perhatian nyata dari pemerintah dan pihak terkait, sehingga warga bisa hidup lebih layak dengan fasilitas yang memadai,” tutup Rafali. (**")
Artikel Terkait
Dikeluhkan Warga Soal Galian, PT PITS Akui Belum Kantongi Rekomtek
Mahasiswa Layangkan Keberatan, Dishub Tangsel Dinilai Abaikan Keterbukaan Informasi Publik
KUR Rp20 Juta di BRI Unit Serua Ciputat Diduga Pakai Jaminan Sertifikat, Keluarga Nasabah Mengadu ke Ombudsman
Pilar Soroti Kedaulatan dan Perlindungan Anak di Ruang Digital
Satpol PP Tangsel Razia Lychee Massage BSD City, Belasan Terapis Diamankan