Baca Juga: Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua PWI 2025–2030: Ajak Wartawan Bersatu Majukan Organisasi
Warga pun menilai kehadiran pejabat hanya sekadar seremonial.
“Datang sih datang, difoto-foto juga banyak. Tapi setelah itu ya hilang begitu saja. Janjinya nggak pernah ditepati,” keluh salah satu warga yang ikut bergotong royong memperbaiki jalan.
Janji Politik yang Tak Kunjung Ditepati
Fenomena ini memperlihatkan persoalan klasik di berbagai daerah: janji politik yang kerap dilontarkan, namun minim realisasi.
Bagi warga, janji tanpa bukti justru menambah rasa frustasi, apalagi mereka setiap hari harus melewati jalan yang rusak dan membahayakan.
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Pemkot Tangerang Selatan, bisa segera memberikan solusi konkret.
“Kalau terus dibiarkan, ya kami yang rugi. Harapan kami, jangan cuma datang dan janji, tapi benar-benar turun tangan,” tegas Rohman.
(***)
Artikel Terkait
Dorong Penguatan Peran RT/RW, Pemkot Tangsel Gencarkan Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
Menteri LH Hanif Faisol Geram Kasus Intimidasi Jurnalis di Serang: "Negara Tidak Boleh Kalah oleh Premanisme"
Danantara-IFG Perkuat Kolaborasi, Dorong Literasi Finansial dan Tata Kelola Aset Negara
Kongres Persatuan PWI: Jalan Moral dan Hukum atau Jalan KEBLINGER?
Telisik Kuota Gas Bumi HGBT Diperketat: Industri Menjerit, Ancaman PHK Massal Bayangi Pekerja Pabrik