Baca Juga: Anggaran Rp4 Triliun Lebih: Ke Mana Sebenarnya Arah Pembangunan Kota Tangerang Selatan?
Dalam kunjungannya, ia ingin memastikan bahwa proses distribusi berjalan sesuai prosedur dan tidak menyalahi rencana pemerintah.
“Secara umum, kami hanya memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana pemerintah, serta menanyakan alasan distribusi bantuan dilakukan saat ini,” ungkap Deden saat ditemui pada Rabu (18/6).
Deden menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan konfirmasi langsung ke SPPG, dan benar bahwa pembagian bahan mentah dilakukan karena kegiatan belajar-mengajar di sekolah sudah berakhir, mengingat ujian semester telah usai.
Baca Juga: Meleduk Dahsyat Gunung Lewotobi Laki Laki, Warga Diminta Waspada Lahar dan Abu
Ia juga menambahkan, bantuan serupa tidak diberikan seragam di seluruh dapur MBG.
“Distribusi ini hanya dilakukan di salah satu Dapur Hijau. Di tempat lain, bantuan berupa makanan kering seperti biskuit, menyesuaikan situasi libur sekolah,” jelasnya.
Evaluasi dan Pengawasan Akan Ditingkatkan
Menurut Deden, terdapat total 9 dapur MBG di Kota Tangsel yang melayani 49 sekolah dengan total sekitar 22.000 siswa di tujuh kecamatan.
Salah satu dapur yang ia kunjungi bahkan melayani lima sekolah di wilayah Ciputat Timur, termasuk dua titik di Kelurahan Cempaka Putih.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan hanya berperan dalam pendampingan dan koordinasi pelaksanaan di lapangan, sementara standar operasional dan teknis berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).
“BGN tentu memiliki standar dan SOP-nya sendiri. Kami dari dinas hanya mendukung data dan pelaksanaan administratif. Fungsi utama kami adalah pendampingan dan koordinasi lapangan,” tegas Deden.
Baca Juga: Rugikan Warga, Cemari Lingkungan: Bupati Serang Sidak Galian C Ilegal di Kragilan
Pihaknya pun berharap ke depan ada evaluasi menyeluruh, terutama pada masa transisi seperti menjelang liburan sekolah, agar distribusi MBG tetap tepat guna dan tidak menimbulkan polemik. (***)
Artikel Terkait
Ronald Siahaan Semprot Wali Kota Pematangsiantar di Atas Ring: "Cabut Ucapan Tak Ada Atlet Bisa Kaya!"
Bupati Serang Ratu Zakiyah Gaungkan Penyelesaian 100 Hari Kerja
Tragedi di Ciputat Timur: Seorang Pria Diduga Bunuh Istrinya di Rumah Kontrakan
Dugaan Kekerasan Anak: UPTD PPA Tangsel Turun Tangan, Korban Ingin Sekolah Lagi
Gerakan Nasional Deteksi Dini Kanker Payudara: RS Siloam dan Pertiwi Tangsel Bersatu Edukasi Selamatkan Perempuan Indonesia