Baca Juga: Warga Ciputat Antusias Nikmati Trotoar Baru di Pasar Ciputat pada Malam Minggu
“Kita tetap jalan, sekarang fokus di TPA Cipeucang. Volumenya kita atur, jangan terlalu banyak. PU saya minta buat cerobong pembuangan gas metan, perbaikan jalan dan kolam lindi juga,” jelas Benyamin.
Wali Kota juga membuka kemungkinan kerja sama dengan wilayah lain, termasuk Kabupaten Tangerang dan Pandeglang, untuk mendukung pengelolaan sampah secara jangka menengah.
Terkait dugaan adanya aliran dana ke pihak luar DLH, Benyamin mengaku heran.
“Saya juga bingung kok ada orang di luar DLH bisa ikut kelola. Ini yang saya harap diungkap tuntas. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” ucapnya.
Dirinya mengaku kasus ini menjadi pukulan besar selama masa kepemimpinannya.
Namun, ia menegaskan komitmennya untuk segera melakukan pembenahan struktural dan menjaga agar layanan publik, khususnya pengelolaan sampah, tetap berjalan tanpa hambatan.
Baca Juga: Perkuat Peran Daerah, OJK Kukuhkan Edwin Nurhadi Sebagai Kepala OJK Jabodebek yang Baru
“Ini kasus pertama yang berat buat saya selama jadi Wali Kota Tangsel. Tapi saya ambil langkah cepat. Kita ingin semuanya terang benderang,” pungkas Benyamin. (***)
Artikel Terkait
Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Penyelenggara Statistik Sektoral Terbaik III se-Provinsi Banten
Anggota DPRD Tangsel dari PSI Desak Satpol PP Tegas Tegakkan Perda Ketertiban Umum
Bupati Tangerang Gelar Dialog Bersama Pelaku Usaha Penggilingan Padi, Bahas Stabilitas Harga dan Penyerapan Gabah
Pemprov Banten Bongkar Sisa Pagar Laut di Desa Kohod, Libatkan 111 Personel Gabungan
Perkuat Peran Daerah, OJK Kukuhkan Edwin Nurhadi Sebagai Kepala OJK Jabodebek yang Baru