Ciputat, bidiktangsel.com — Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 secara optimal meski dengan pendekatan yang lebih efisien.
Langkah ini dilakukan demi memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat sasaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan ajang olahraga bergengsi tersebut.
Baca Juga: Perkuat Peran Daerah, OJK Kukuhkan Edwin Nurhadi Sebagai Kepala OJK Jabodebek yang Baru
Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, mengungkapkan bahwa Pemkot Tangsel tidak akan membangun venue olahraga baru dengan biaya besar, melainkan akan memanfaatkan fasilitas milik swasta melalui sistem sewa.
Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Kota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel di Serpong, Jumat (18/4/2025).
"Kita memilih skema sewa karena jauh lebih efektif dan efisien. Kita sudah petakan bersama KONI dan Dispora, dan hasilnya memungkinkan untuk penyelenggaraan sebagian besar cabor di venue milik swasta," ujar Bambang.
Baca Juga: Pemprov Banten Bongkar Sisa Pagar Laut di Desa Kohod, Libatkan 111 Personel Gabungan
Ia menilai pembangunan venue baru dengan anggaran puluhan miliar rupiah tidak sebanding jika hanya digunakan satu atau dua kali.
Menurutnya, pembangunan hanya akan dipertimbangkan apabila ada konsep pemanfaatan jangka panjang yang jelas dan berkelanjutan.
"Kalau memang sudah ada rencana pemanfaatan jangka panjang yang kuat, mungkin kita akan bangun. Tapi dengan situasi fiskal saat ini, kita harus realistis dan memilih langkah paling masuk akal," imbuhnya.
Meskipun menggunakan pendekatan efisiensi, Pemkot memastikan bahwa gengsi Porprov 2026 tetap terjaga.
Panitia pelaksana juga telah terbentuk dan mulai bekerja secara maraton untuk mempersiapkan event olahraga tingkat provinsi ini.
"Yang penting, kualitas acara tetap kita jaga. Porprov ini bukan sekadar ajang lomba, tapi juga panggung pembinaan atlet dan pembuktian prestasi daerah," tegas Bambang.
Artikel Terkait
ASN Disdukcapil Tangsel Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi di Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Bertambah
Pemkot Tangsel Gencarkan Program Pengendalian Banjir Terpadu di Komplek Maharta Pondok Aren
Pemkot Tangsel Jadi Rujukan Nasional dalam Penataan Kabel FO, Pemkot Tangerang Ikut Belajar
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima Negosiasi Tarif Impor, AS Tanggapi Positif dan Sepakat Rampungkan Pembahasan dalam 60 Hari
Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Penyelenggara Statistik Sektoral Terbaik III se-Provinsi Banten