“Langkah administratif kami lakukan agar kegiatan belajar dapat kembali berjalan normal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Andra Soni menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen sekolah dalam memulihkan suasana belajar yang kondusif.
Ia berharap seluruh guru dan siswa dapat menjadikan kejadian ini sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan saling menghormati.
“Ini harus kita pulihkan kembali, dan harus didukung oleh semua guru dan semua murid. Harus didukung bahwa kita ingin belajar dengan baik,” pungkasnya.
Melalui mediasi ini, Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkarakter, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Insiden di SMAN 1 Cimarga diharapkan menjadi pelajaran berharga agar seluruh pihak di dunia pendidikan semakin mengedepankan pendekatan dialogis dan pembinaan moral dalam menghadapi pelanggaran siswa.
(***)
Artikel Terkait
Kejari Tangsel Bantah Isu Hoaks OTT di Proyek Pendestrian Ciater Raya, Penelusuran Masih Tahap Klarifikasi
Proyek Jalan Rp87 Miliar Dilaporkan ke Kejagung: BPK Temukan Kelebihan Bayar dan Kontraktor Bermasalah
Satpol PP Tangsel Tertibkan Reklame Tak Berizin di Serpong, Tegakkan Perwal Nomor 1 Tahun 2025 Demi Tata Kota dan PAD
Sekda Tangsel Ajak Semua Stakeholder Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis dalam Rakor Bersama Kemensetneg
Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Cepat Kerusakan Jembatan Merpati Raya Demi Keselamatan Warga