info-tangsel

Lindungi Warga dari Abu Vulkanik, Pilar Saga Bagikan 14 Ribu Masker di Tangsel

Rabu, 9 September 2026 | 11:21 WIB
Pembagian masker dilakukan bersama PMI Kota Tangerang Selatan, Koramil Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, serta Pramuka.

Pondok Aren – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan turun langsung membagikan masker gratis kepada warga di kawasan Alun-Alun Pondok Aren, Selasa (8/9/2026). Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kota Tangsel sebagai upaya mengantisipasi dampak paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pembagian masker dilakukan bersama PMI Kota Tangerang Selatan, Koramil Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, serta Pramuka. Selain membagikan masker, petugas juga melakukan penyiraman di area alun-alun guna mengurangi debu atau material yang berpotensi kembali beterbangan.

Baca Juga: Isu Migrasi Siswa Mencuat, Yayasan Syarif Hidayatullah Tegaskan Fokus Lindungi Anak

Pilar mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan selama kondisi erupsi masih berlangsung.

“Pada sore hari ini, kita sedang bersama-sama membagikan masker kepada masyarakat atau warga pengunjung Alun-Alun Pondok Aren. Ini bagian dari upaya sosialisasi kita untuk menerapkan pola hidup sehat, apalagi dalam kondisi saat ini erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi,” ujar Pilar.

Menurutnya, Alun-Alun Pondok Aren menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena kawasan tersebut ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada sore hari. Warga biasanya memanfaatkan ruang publik tersebut untuk berolahraga, bersantai, hingga berkumpul bersama keluarga.

14 Ribu Masker Disebar di Tujuh Kecamatan

Pada hari yang sama, Pemkot Tangsel mendistribusikan sekitar 14.000 masker kepada masyarakat di sejumlah lokasi yang tersebar di tujuh kecamatan.

Baca Juga: Yayasan Syarif Hidayatullah Buka Suara soal Rentetan Konflik, Soroti Dugaan Aksi Paksa dan Minta Publik Kawal

Dinas Kesehatan Kota Tangsel juga menyiapkan sekitar 3.000 hingga 4.000 masker tambahan yang disalurkan melalui puskesmas untuk masyarakat yang membutuhkan.

Pilar mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gangguan kesehatan yang muncul setelah beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan di seluruh puskesmas apabila mengalami keluhan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, maupun iritasi kulit yang diduga berkaitan dengan paparan abu vulkanik.

“Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa karena mengandung silika atau SiO2, bahkan sebagian dapat mengandung logam berat. Kalau terhirup tentu berbahaya. Karena itu kami mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Pilar.

Ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah selama beberapa hari ke depan.

 

Halaman:

Tags

Terkini