Baca Juga: Plank Kemenkes Mendadak Terpasang di Perumahan Depkes Tangsel, Warga Pertanyakan Status Lahan
Jalan dan Ruang Publik Disiram untuk Kendalikan Debu
Selain distribusi masker, Pemkot Tangsel melakukan upaya pengendalian debu dengan menyiram kawasan Alun-Alun Pondok Aren.
Penyiraman tersebut menggunakan metode dust suppression atau pengendalian debu. Metode ini dilakukan untuk mengurangi material debu yang berada di permukaan agar tidak mudah terangkat dan beterbangan kembali akibat aktivitas warga maupun kendaraan.
Pilar menjelaskan, metode serupa lazim digunakan untuk mengendalikan debu di sejumlah area yang memiliki potensi menghasilkan material partikulat.
“Ini seperti yang biasa dilakukan di area konstruksi atau pertambangan. Tujuannya mengendalikan debu supaya tidak mencemari lingkungan dan tidak terhirup masyarakat. Karena itu kami melakukan penyiraman di kawasan alun-alun,” ujarnya.
Penanganan juga sebelumnya dilakukan Pemkot Tangsel dengan menyiram sejumlah ruas jalan protokol hingga dini hari.
Baca Juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Tangsel, Sekolah Beralih ke PJJ Senin 7 September
Untuk mempercepat penanganan, personel dibagi menjadi tiga tim. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Polres Tangerang Selatan, Kodim 0506/Tangerang, serta pihak pengembang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah daerah terhadap kondisi lingkungan pasca-erupsi, sekaligus untuk mengurangi potensi paparan material debu kepada masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.
(***)
Artikel Terkait
KDM Menuju 2029: Tak Perlu Melawan Prabowo, Menunggu Estafet Bisa Jadi Jalan Terbaik
LBH Peradi Profesional Laporkan Penanganan Perkara PT GRS ke Kejagung, Soroti Status P21 dan Dugaan Kerugian Negara
Antisipasi Banjir dan Longsor, Pilar Saga Cek Turap di Tiga Titik Tangsel
Anak Krakatau Erupsi, Dinkes Tangsel Ingatkan Warga Waspadai Paparan Abu Vulkanik
Sudah Boarding Malah Disuruh Turun, Cerita Penumpang Gagal Terbang dari Bandara Soetta akibat Erupsi Anak Krakatau