Baca Juga: Kolaborasi Kemendikdasmen dan BMM Hadirkan Kemudahan Belajar Al-Qur’an Bagi Teman Tuli
Turnya menegaskan, Pemerintah perlu membuka skema khusus bagi yayasan di daerah, khususnya di Jawa Tengah, untuk memperoleh alokasi dana pembangunan dapur sehat di 35 kabupaten/kota, guna mempercepat pemerataan akses gizi.
"Dengan keterlibatan yayasan daerah, serapan APBN Rp 71 triliun dapat lebih optimal, perputaran ekonomi lokal akan semakin meningkat melalui UMKM/koperasi, dan tujuan utama program MBG yakni peningkatan kualitas gizi, penerima manfaat, serta percepatan penurunan stunting dapat tercapai," pungkasnya.
Semoga dengan kebijakan menteri keuangan yang baru, bapak Purbaya, dapat segera merealisasikan anggaran yang dibutuhkan oleh Yayasan-yayasan daerah dalam mendukung program MBG. (***)