info-tangsel

Distribusi MBG Berupa Bahan Mentah di Tangsel Viral, Ini Klarifikasi Dinas dan Pihak Sekolah

Rabu, 18 Juni 2025 | 21:02 WIB
Viral karena menyoroti bentuk distribusi bantuan yang tidak berupa makanan siap saji, melainkan bahan mentah.

Baca Juga: Anggaran Rp4 Triliun Lebih: Ke Mana Sebenarnya Arah Pembangunan Kota Tangerang Selatan?

Dalam kunjungannya, ia ingin memastikan bahwa proses distribusi berjalan sesuai prosedur dan tidak menyalahi rencana pemerintah.

“Secara umum, kami hanya memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana pemerintah, serta menanyakan alasan distribusi bantuan dilakukan saat ini,” ungkap Deden saat ditemui pada Rabu (18/6).

Deden menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan konfirmasi langsung ke SPPG, dan benar bahwa pembagian bahan mentah dilakukan karena kegiatan belajar-mengajar di sekolah sudah berakhir, mengingat ujian semester telah usai.

Baca Juga: Meleduk Dahsyat Gunung Lewotobi Laki Laki, Warga Diminta Waspada Lahar dan Abu

Ia juga menambahkan, bantuan serupa tidak diberikan seragam di seluruh dapur MBG.

“Distribusi ini hanya dilakukan di salah satu Dapur Hijau. Di tempat lain, bantuan berupa makanan kering seperti biskuit, menyesuaikan situasi libur sekolah,” jelasnya.

Evaluasi dan Pengawasan Akan Ditingkatkan

Menurut Deden, terdapat total 9 dapur MBG di Kota Tangsel yang melayani 49 sekolah dengan total sekitar 22.000 siswa di tujuh kecamatan. 

Baca Juga: Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Senilai Rp13 Triliun, Perkuat Ketahanan Industri Nasional

Salah satu dapur yang ia kunjungi bahkan melayani lima sekolah di wilayah Ciputat Timur, termasuk dua titik di Kelurahan Cempaka Putih.

Ia menegaskan, Dinas Pendidikan hanya berperan dalam pendampingan dan koordinasi pelaksanaan di lapangan, sementara standar operasional dan teknis berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).

“BGN tentu memiliki standar dan SOP-nya sendiri. Kami dari dinas hanya mendukung data dan pelaksanaan administratif. Fungsi utama kami adalah pendampingan dan koordinasi lapangan,” tegas Deden.

Baca Juga: Rugikan Warga, Cemari Lingkungan: Bupati Serang Sidak Galian C Ilegal di Kragilan

Pihaknya pun berharap ke depan ada evaluasi menyeluruh, terutama pada masa transisi seperti menjelang liburan sekolah, agar distribusi MBG tetap tepat guna dan tidak menimbulkan polemik. (***)

Halaman:

Tags

Terkini