KADIN Tangsel Buka Peluang S1 dan Magang ke Taiwan, 87 Peserta Ikuti Sosialisasi

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:37 WIB
Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM., mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang pendidikan dan peningkatan keterampilan bagi generasi muda
Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM., mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang pendidikan dan peningkatan keterampilan bagi generasi muda

Peserta yang belum memiliki pengalaman kerja juga disebut akan mendapatkan pelatihan sebelum menjalankan pekerjaan.

Baca Juga: Bedah Rumah Tangsel 2026 Tuntas, 329 Hunian Tak Layak Disulap Jadi Lebih Aman

Selain pengalaman kerja, peserta berkesempatan memperoleh pendapatan selama mengikuti program magang. Besaran penghasilan tentunya mengikuti ketentuan, posisi pekerjaan, kontrak dan regulasi yang berlaku di Taiwan.

Mitra Taiwan dalam pemaparan tersebut juga menyatakan kesiapannya membuka peluang pemagangan dalam jumlah besar. Bahkan disebutkan terdapat potensi kebutuhan hingga 200 peserta per bulan, sehingga peluang tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi lembaga pendidikan dan calon peserta di Indonesia.

KADIN: Jangan Hanya Kejar Ijazah, Bangun Kompetensi

Safrinal menekankan bahwa peserta tidak cukup hanya mengandalkan ijazah ketika kembali dari Taiwan. Pengalaman internasional, kemampuan bahasa dan etika kerja menjadi modal penting untuk memasuki pasar kerja.

Menurutnya, mahasiswa yang memiliki kemampuan bahasa Inggris dan Mandarin akan mempunyai nilai tambah ketika bersaing mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: Kejutan BRI di Taiwan: Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun Merantau

"Kalau ditambah dengan kemampuan bahasa Inggris Anda bagus, jauh di atas UMR. Anda punya kemampuan bahasa Inggris yang bagus, ditambah Mandarin, itu sudah pasti punya nilai jual," ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga sikap, kedisiplinan dan kepatuhan selama berada di luar negeri. Perbedaan budaya dan lingkungan kerja menuntut peserta mampu beradaptasi serta menjaga nama baik Indonesia.

"Jadilah orang yang patuh, jadilah orang yang benar. Masalah pendidikan itu bagaimana kita, tapi ada etika yang harus kita tunjukkan," pesan Marhadi dalam sambutannya.

Program tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi generasi muda Tangerang Selatan untuk memperoleh pengalaman pendidikan dan kerja internasional tanpa meninggalkan jalur akademik.

Baca Juga: Ketokohan Nabi Muhammad SAW, Jejak Kepemimpinan dan Akhlak yang Terus Menginspirasi Umat Manusia

KADIN Tangerang Selatan bersama mitra terkait juga mendorong agar program tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut hingga proses seleksi, pembekalan bahasa, keberangkatan, pendampingan selama berada di Taiwan, hingga penyelesaian pendidikan.

Bagi lulusan SMA/SMK maupun masyarakat umum yang berminat, program ini menawarkan pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus membangun pengalaman kerja internasional di Taiwan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X