Baca Juga: Musorkot IV KONI Tangsel Resmi Dibuka, Pilar Saga Ichsan Dorong Sinergi Menuju Juara Porprov 2026
“Tempat di Tangsel banyak. Tidak harus ke Bandung. Makanya ini sulit diterima akal. Efisiensinya nggak ada,” tambahnya.
Adib juga menyebut, kegagalan daerah dalam menjaga disiplin anggaran dapat berdampak pada sikap pemerintah pusat, termasuk potensi pemangkasan dana transfer.
“Menteri Keuangan bisa saja memotong karena menganggap daerah tidak serius. Mereka tahu, jadi malas ngasih duit lagi. Potong saja. Itu yang sering terjadi,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemkot Tangsel belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan anggaran Rp1,5 miliar tersebut.
Baca Juga: Musorkot IV KONI Tangsel Resmi Dibuka, Hamka Andaru Tegaskan Target Juara Umum Porprov Banten 2026
Publik kini menunggu penjelasan transparan mengenai urgensi kegiatan, manfaatnya, serta dasar pengalokasian anggaran tersebut.
(***)
Artikel Terkait
Pemerintah Kota Tangerang Selatan Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Jalan dan Pengendalian Banjir Sepanjang 2025
Aturan Baru Diresmikan, Lomba AJP Kolaborasi PWI–Polri Tawarkan Hadiah Ratusan Juta
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp43,75 Triliun, Pemerintah Tunjuk Roblox sebagai Pemungut PPN PMSE
Membedah Celah Korupsi Tangsel: Alarm Tata Kelola di Hari Anti Korupsi Sedunia
Infrastruktur Mendominasi Aspirasi Reses, DPRD Tangsel Desak Pemkot Percepat Penanganan TPA Cipeucang