Oleh: Aditya Bayu Wardana
TANGERANG SELATAN — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) setiap 9 Desember kembali menjadi momentum penting bagi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk bercermin.
Di tengah citra sebagai kota modern dan “Smart City”, realitas tata kelola daerah menunjukkan masih adanya celah rawan korupsi yang menggerogoti integritas pelayanan publik.
Momentum ini bukan sekadar seremoni pemasangan spanduk atau deklarasi pakta integritas.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp43,75 Triliun, Pemerintah Tunjuk Roblox sebagai Pemungut PPN PMSE
Bagi daerah penyangga ibu kota dengan APBD bernilai triliunan rupiah, HAKORDIA harus menjadi alarm keras untuk mengevaluasi sistem, kebijakan, dan pola pengawasan yang selama ini berjalan.
Titik Rawan Korupsi: Dari Perizinan hingga PAD
1. Sektor Perizinan dan Tata Ruang: Celah di Balik Derasnya Investasi
Sebagai magnet investasi properti, Tangsel menghadapi tekanan besar terhadap proses perizinan.
Modus korupsi tidak selalu tampak sebagai “uang pelicin”, melainkan bertransformasi menjadi kebijakan legal yang menguntungkan aktor tertentu—fenomena yang dikenal sebagai state capture corruption.
Baca Juga: Aturan Baru Diresmikan, Lomba AJP Kolaborasi PWI–Polri Tawarkan Hadiah Ratusan Juta
Risiko Utama: percepatan izin AMDAL, manipulasi Koefisien Dasar Bangunan (KDB), dan alur perizinan yang tidak sepenuhnya transparan.
Dampaknya: ketidakseimbangan antara pembangunan dan daya dukung lingkungan, ditandai meningkatnya titik banjir, kemacetan, hingga penetrasi bangunan komersial di zona yang tidak sesuai.
2. Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ): Sektor Paling Rentan
Artikel Terkait
Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital
Sempat Bilang Nyerah Atasi Bencana, Bupati Aceh Selatan Kini Tuai Kritik karena Tetiba Pergi ke Luar Negeri
Jalsah Salanah Ahmadiyah 2025 di Tangerang: 3.000 Peserta Hadir, Tekankan Persatuan, Damai, dan Keterbukaan Publik
WALHI: Pemerintah Harus Evaluasi dan Audit Pemilik Izin Penambangan di 3 Provinsi Terdampak Banjir-Longsor Sumatera
Ganti Armada Angkut Sampah, Pemkot Tangsel Pesan Truk Baru Berteknologi Penampung Lindi