Jalsah Salanah Ahmadiyah 2025 di Tangerang: 3.000 Peserta Hadir, Tekankan Persatuan, Damai, dan Keterbukaan Publik

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 7 Desember 2025 | 07:16 WIB
Juru Bicara & Sekretaris Pers Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Yendra Budiana
Juru Bicara & Sekretaris Pers Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Yendra Budiana

Tangerang, bidiktangsel.com – Jalsah Salanah Indonesia 2025, pertemuan tahunan Jemaat Muslim Ahmadiyah, berlangsung khidmat dan terbuka di Masjid Mahmudah, Gondrong Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (6/12-2025). 

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Tasyakur 100 Tahun Ahmadiyah Indonesia (1925–2025) ini dihadiri sekitar 3.000 peserta dari berbagai wilayah.

Pertemuan berskala nasional ini tidak hanya dihadiri anggota Ahmadiyah, tetapi juga tokoh lintas agama, akademisi, pejabat pemerintah, serta masyarakat umum.

Baca Juga: Sempat Bilang Nyerah Atasi Bencana, Bupati Aceh Selatan Kini Tuai Kritik karena Tetiba Pergi ke Luar Negeri

Kehadiran mereka menjadi penegasan bahwa kegiatan tahunan ini bersifat inklusif dan terbuka.

Rangkaian Acara Ceramah Keagamaan hingga Kebangsaan

Jalsah Salanah merupakan agenda internasional Ahmadiyah yang telah berlangsung sejak 1891, digagas oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. 

Tahun ini, rangkaian kegiatan di Indonesia digelar serentak di 23 titik dengan total peserta mencapai 24.000 orang.

“Jalsah Salanah adalah pertemuan tahunan yang terbuka untuk umum. Tidak hanya anggota Ahmadiyah, tetapi juga saudara-saudara kita dari NU, Muhammadiyah, tamu non-Muslim, tokoh agama, dan akademisi,” tutur Juru Bicara & Sekretaris Pers Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Yendra Budiana, saat ditemui di lokasi acara.

Baca Juga: Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

Menurut Yendra, kegiatan Jalsah berfokus pada ceramah keagamaan, sosial, dan kebangsaan yang bertujuan memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT, meningkatkan nilai moral, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Tujuannya bukan hanya memperbaiki spiritualitas, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memberi manfaat bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Hadir Tokoh NU, Akademisi, dan Persekutuan Gereja

Sejumlah tokoh hadir sebagai pembicara dan tamu undangan, di antaranya:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X