Ciputat, bidiktangsel.com - Caretaker Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan, Agus R. Wisas, menegaskan komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan Musyawarah Kota (Muskot) IV Kadin Tangsel.
Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Sekretariat Kadin Tangsel, Jalan Cendana, Ciputat, Selasa (18/11/2025).
Agus menjelaskan bahwa proses penentuan lokasi Muskot sepenuhnya akan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Ia meminta publik tidak mempersoalkan soal teknis yang menjadi tugas internal kepanitiaan.
Baca Juga: Penetapan 200 Peserta Muskot Dipertanyakan, Panitia: Semua Berdasar PO Pasal 9
“Urusan tempat bukan di saya semua. Saya pastikan roda organisasi berjalan. Kalau soal lokasi, biar SC dan OC bekerja. Saya kasih waktu 3 hari untuk menentukan tempat. Banyak hotel di Tangsel, silakan pilih,” ujar Agus.
Menurutnya, keputusan tersebut akan segera disampaikan secara resmi kepada dua kandidat ketua Kadin Tangsel melalui surat setelah hasil rapat final diformalkan.
“Kenapa saya dahulukan media? Karena kemarin sempat polemik. Besok saya akan bersurat kepada kedua kandidat soal tempat dan mekanisme,” katanya.
Baca Juga: Kadin Tangsel Pastikan Musyawarah Kota Digelar 30 November, Peserta Dibatasi 200 Orang
Anggaran Muskot Tidak Dipungut dari Kandidat
Agus menegaskan bahwa penyelenggaraan Muskot tidak akan membebani para kandidat. Seluruh kebutuhan anggaran, kata dia, akan ditanggung oleh Kadin Banten apabila terjadi kekurangan.
“Saya jamin tidak akan memungut dari kandidat. Kalau ada kekurangan, kita pakai dana Kadin Banten. Sudah cukup mereka kemarin,” tegasnya.
Pertanggungjawaban Panitia Lama Diusut
Dalam kesempatan itu, Agus juga menyinggung adanya dugaan ketidakwajaran pada pertanggungjawaban panitia lama. Ia menegaskan bahwa seluruh laporan keuangan harus diselesaikan secara akurat dan transparan.
Artikel Terkait
Siswa SMPN 19 Tangsel Diduga Alami Perundungan hingga Meninggal, Begini Kata Polisi
Kasus Bullying di Tangsel Makan Korban Jiwa, Menteri PPA Arifah Choiri Fauzi Turun Tangan
Kaprodi Dorong Hasil Konkret Riset S2 Aditya Bayu Wardana
Belum Selesai Dugaan Mark Up Anggaran, KPK Cium Dugaan Permainan Pengadaan Lahan
Pencarian Korban Longsor Cilacap Masih Terkendala Cuaca, Hujan Tetap Turun Meski Modifikasi Sudah Dilakukan