Kasus Tangsel kembali menegaskan keterbatasan audit BPK yang selama ini sering disalahpahami, bahkan sengaja dipelintir oleh kepala daerah.
Baca Juga: SPBU Swasta Batal Beli BBM dari Pertamina, Masih Buntu Meski Sempat Diklaim Bahlil Ada Kesepakatan
Pertanyaan besarnya: jika BPK sudah menegaskan audit hanya sampling dan sebatas penyajian laporan, lalu siapa yang bertanggung jawab menjawab kejanggalan anggaran APBD Tangsel 2024?
(***)
Artikel Terkait
Hujan Lebat Picu Banjir di Kencana Loka Blok A/B, Tembok Pembatas Roboh 200 Meter
Wakil Wali Kota Pilar Saga: Dapur MBG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis untuk Beroperasi
Pajak Digital Cetak Rp41,09 Triliun, Dorong Penerimaan Negara di Era Ekonomi Digital
TPA Jatiwaringin Jadi Preseden Buruk: Tenggat Lewat, Janji Rp2 Triliun Masih Abu-abu
Benyamin Ngeles Ketika Ditanya Terkait APBD Tangsel 2024, Realisasi Dipertanyakan