Baca Juga: Dinilai Tak Beretika, Pegawai SPPG Bantul Diberhentikan Imbas Dugaan Ejek ke Korban Keracunan MBG
Wartawan Diminta Terus Tingkatkan Kompetensi
Kapolda Banten juga mendorong peserta UKW untuk terus mengembangkan kompetensi jurnalistik.
Menurutnya, peningkatan kemampuan wartawan merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalisme pers sekaligus menghadapi perubahan ekosistem media.
Kemampuan beradaptasi dengan teknologi juga dinilai penting. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses kerja jurnalistik, mulai dari pengumpulan informasi hingga penyebarluasan karya jurnalistik.
Namun, pemanfaatan teknologi tersebut tetap harus ditempatkan dalam kerangka etika profesi.
Hengki berharap perkembangan teknologi justru dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk jurnalistik dan memperluas manfaat informasi bagi masyarakat.
Pesan Kapolda: Kritis tetapi Konstruktif
Dalam menjalankan fungsi pers, Hengki meminta wartawan tidak kehilangan sikap kritis.
Namun, sikap kritis tersebut diharapkan tetap disampaikan secara konstruktif dengan mengedepankan kepentingan publik.
“Tetaplah kritis, namun konstruktif. Berikan karya jurnalistik yang edukatif dan bermanfaat kepada masyarakat, serta berikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi,” pesan Hengki kepada peserta UKW.
Ia menegaskan pers memiliki posisi penting dalam membantu masyarakat memperoleh informasi.
Karena itu, karya jurnalistik diharapkan tidak semata-mata mengejar kecepatan publikasi, tetapi juga mengedepankan akurasi, keberimbangan, nilai edukasi, dan tanggung jawab kepada publik.
Artikel Terkait
58 Pemda Lirik SISGITA Tangsel, Integrasi Data Tanah dan Pajak Jadi Rujukan Nasional
58 Pemda Incar Replikasi Sistem Peta Pajak Tangsel, Kerja Sama SISGITA Segera Ditandatangani
Tangsel Expo Digelar Dua Hari, Potensi UMKM hingga Anggrek Jadi Etalase Kerja Sama Antardaerah
58 Pemda Lirik SISGITA Tangsel, Sistem Integrasi Data Tanah dan Pajak Mulai Direplikasi
58 Pemda Replikasi SISGITA Tangsel, Data Tanah dan Pajak Kini Diintegrasikan