Baca Juga: Tuntas Dua Hari, 51 Peserta UKW PWI Banten Dinyatakan Kompeten
SPPG Didorong Perkuat Intervensi Gizi
Pemkot Tangsel juga membuka ruang kolaborasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperkuat penyediaan makanan bergizi.
Pilar mengatakan dukungan SPPG akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tambahan apabila intervensi melalui Pos Gizi masih belum mencukupi.
“Ke depan bersama-sama dengan SPPG, apabila masih dirasa kurang akan diperkuat untuk memberikan makanan bergizi tambahan buat ibu hamil, ibu menyusui dan juga balita,” ujar Pilar.
Program Pos Gizi Tangerang Selatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan makanan bergizi, tetapi juga memperkuat edukasi keluarga dan deteksi dini terhadap persoalan pertumbuhan anak.
Baca Juga: Kadiskominfo Tangsel Dorong Pemuda Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi
Dengan pendekatan tersebut, intervensi pencegahan stunting diarahkan sejak masa kehamilan hingga periode awal kehidupan anak, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan.
(***)
Artikel Terkait
DPR-Pemerintah Sepakat Bawa RUU Reforma Agraria ke Paripurna, 596 DIM Dibahas
Kapolda Banten Pesan Peserta UKW PWI Tetap Kritis: Utamakan Etika, Verifikasi dan Akurasi
Dituding Tak Berizin, Pengelola TPST Abu & Co Bantah: Sampah Diolah Mandiri, Bukan Kontrak dengan BSD
TPST Abu & Co Disorot, Pengelola Tegaskan Legalitas: “Kami Kelola Sampah Secara Mandiri”
Pelantikan PAPPRI Tangsel, Mizz Farahdiba Tegaskan Komitmen Satukan Musisi dan Perkuat Ekosistem Musik