Lebih lanjut, Aditya menilai reformasi birokrasi akan sulit tercapai jika perilaku semacam ini masih dianggap wajar. ASN, kata dia, seharusnya menjadi teladan etos kerja bagi masyarakat.
“Pelayanan publik menuntut integritas dan komitmen waktu. Setiap menit jam kerja yang terbuang adalah kerugian bagi negara dan masyarakat,” pungkasnya.
(***)
Artikel Terkait
IFG Corporate University Raih Akreditasi Global EFMD–CLIP dalam Lima Tahun Sejak Berdiri
Bukan Rp150 Juta, Terungkap Pembuatan Sumur Bor di Aceh dengan Biaya Rp15 Juta yang Kedalaman Mencapai 89 Meter
Pemkot Tangsel Berikan Diskon PBB-P2 Awal Tahun 2026, Berlaku hingga 30 Juni
Bantah Dakwaan Rp809 Miliar di Skandal Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim: Tak Ada Uang Masuk ke Saya
Program “Ngontenin Tangsel” Berlanjut dengan Hadiah Lebih Menarik