Aan juga menegaskan bahwa sistem SPMB Online tahun ini berbeda dari PPDB sebelumnya.
Jalur domisili kini digantikan dengan sistem berbasis nilai murni yang diverifikasi melalui sistem digital. Ia menekankan bahwa sekolah tidak bisa intervensi hasil akhir seleksi tersebut.
Warga Ancam Portal Akses Sekolah
Dalam diskusi terbuka yang berlangsung hangat, warga mengingatkan bahwa ketika pembangunan sekolah dulu, ada kesepakatan tidak tertulis bahwa lingkungan sekitar akan menjadi prioritas dalam penerimaan siswa.
"Kami akan pertimbangkan untuk memportal akses sekolah jika tidak ada tindak lanjut konkret. Kami hanya minta hak kami sebagai warga sekitar dihormati. Kami percaya kepada sekolah, tapi kalau terus diabaikan, kami akan bertindak," tegas salah satu perwakilan warga.
Warga juga meminta agar ke depan, kesepakatan dengan sekolah perlu dibuat secara formal dan disahkan melalui notaris, untuk menghindari kesimpangsiuran dan perubahan kebijakan sepihak.
Pihak Kepolisian dan Dinas Pendidikan Turut Hadir
Dalam aksi tersebut, turut hadir Wakapolsek Ciputat Timur yang mengimbau warga agar tetap tertib dan tidak mengganggu aktivitas sekolah.
Dari pihak pemerintah, hadir juga perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Bu Niken, yang mencatat seluruh aspirasi warga untuk ditindaklanjuti.
"Kami menerima dengan baik aspirasi warga. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk evaluasi sistem penerimaan yang lebih adil dan transparan ke depannya," ujar Niken.
Isu Jual-Beli Kursi Mencuat, Kepala Sekolah Tegas Membantah
Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan keresahan tentang isu jual-beli kursi di SMAN 3 Tangsel yang mencoreng integritas penerimaan siswa.
Artikel Terkait
Memo Titipan Siswa di SPMB 2025, Wakil Ketua DPRD Banten Klarifikasi dan Akui Kesalahan
BMM Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Rentan Lewat Distribusi Qurban
Wali Kota Tangerang Selatan Lantik PPPK Tahap 1: Penantian Panjang Berbuah Pengakuan Status ASN
Gubernur Banten Gandeng Indonesia Muda Preneur Academy Dorong Anak Muda Jadi Pelaku Usaha Mandiri
Kabupaten Serang Canangkan Gerakan “Bahagia Tanpa Narkoba” di Peringatan HANI 2025