Warga Sekitar SMAN 3 Tangsel Demo Damai Tuntut Keadilan Penerimaan SPMB Online 2025

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 2 Juli 2025 | 16:37 WIB
Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan warga atas hasil seleksi SPMB Online 2025
Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan warga atas hasil seleksi SPMB Online 2025

Baca Juga: Membangun Ketahanan Pakan Menuju Ketahanan Pangan: Jalan Terjal Petani dan Solusi Mandiri dari Tangsel

Aan juga menegaskan bahwa sistem SPMB Online tahun ini berbeda dari PPDB sebelumnya. 

Jalur domisili kini digantikan dengan sistem berbasis nilai murni yang diverifikasi melalui sistem digital. Ia menekankan bahwa sekolah tidak bisa intervensi hasil akhir seleksi tersebut.

Warga Ancam Portal Akses Sekolah

Dalam diskusi terbuka yang berlangsung hangat, warga mengingatkan bahwa ketika pembangunan sekolah dulu, ada kesepakatan tidak tertulis bahwa lingkungan sekitar akan menjadi prioritas dalam penerimaan siswa.

Baca Juga: Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan H. Usman Ciputat: Strategi Dishub Tangsel Atasi Kemacetan Pagi Hari

"Kami akan pertimbangkan untuk memportal akses sekolah jika tidak ada tindak lanjut konkret. Kami hanya minta hak kami sebagai warga sekitar dihormati. Kami percaya kepada sekolah, tapi kalau terus diabaikan, kami akan bertindak," tegas salah satu perwakilan warga.

Warga juga meminta agar ke depan, kesepakatan dengan sekolah perlu dibuat secara formal dan disahkan melalui notaris, untuk menghindari kesimpangsiuran dan perubahan kebijakan sepihak.

Pihak Kepolisian dan Dinas Pendidikan Turut Hadir

Dalam aksi tersebut, turut hadir Wakapolsek Ciputat Timur yang mengimbau warga agar tetap tertib dan tidak mengganggu aktivitas sekolah. 

Baca Juga: 1.021 Unit Kendaraan Pemkot Tangsel Menunggak Pajak, Tunggakan Capai Rp1,13 Miliar: BPK Soroti Lemahnya Tertib Administrasi Daerah

Dari pihak pemerintah, hadir juga perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Bu Niken, yang mencatat seluruh aspirasi warga untuk ditindaklanjuti.

"Kami menerima dengan baik aspirasi warga. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk evaluasi sistem penerimaan yang lebih adil dan transparan ke depannya," ujar Niken.

Isu Jual-Beli Kursi Mencuat, Kepala Sekolah Tegas Membantah

Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan keresahan tentang isu jual-beli kursi di SMAN 3 Tangsel yang mencoreng integritas penerimaan siswa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X