Jakarta, bidiktangsel.com – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan masyarakat rentan, Baitulmaal Muamalat (BMM) mendistribusikan sebanyak 3.662 hewan qurban ke berbagai wilayah di Indonesia dan mancanegara.
Program ini menjadi bagian dari inisiatif tahunan Qurban Prioritas yang menyasar masyarakat di daerah pelosok dan wilayah rentan krisis pangan.
Baca Juga: Memo Titipan Siswa di SPMB 2025, Wakil Ketua DPRD Banten Klarifikasi dan Akui Kesalahan
Distribusi qurban BMM menjangkau masyarakat di 360 titik lokasi yang tersebar di wilayah kantor perwakilan yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan 24 provinsi lainnya hingga ke luar negeri seperti Palestina dan Afrika.
Direktur Eksekutif Baitulmaal Muamalat, Sasti Nugroho, menjelaskan bahwa program Qurban Prioritas hadir bukan hanya sebagai bentuk ibadah tahunan, tetapi juga sebagai strategi penguatan pangan dan perlindungan akidah masyarakat terpencil.
Baca Juga: Tawarkan Perumahan Dengan View Gunung Pancar, Sentul City Sasar Pasar Tangsel
“Melalui program Qurban Prioritas, kami menyampaikan amanah dari para mudhohi untuk menjaga ketahanan pangan warga di pelosok, khususnya daerah yang sulit dijangkau oleh hewan qurban. Terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan ibadah qurban melalui BMM. Harapannya, distribusi qurban ini dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka dan meyakinkan mereka bahwa umat Muslim Indonesia selalu ada untuk mereka,” ujar Sasti.
Melalui program ini, BMM turut menjawab tantangan akses pangan bergizi bagi keluarga miskin dan rentan, sekaligus bentuk realisasi terhadap poin 2 SDGs yaitu “Tanpa Kelaparan” untuk memastikan setiap orang memiliki akses terhadap makanan yang cukup dan bergizi serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai keislaman di wilayah-wilayah yang terdampak kemiskinan ekstrim.
Baca Juga: Pendaratan Miring Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Jadi Sorotan, Netizen Puji Ketenangan Pilot
Dengan semangat gotong royong dan dukungan para donatur, BMM berharap qurban tidak hanya menjadi simbol ibadah, tetapi juga membawa dampak berkelanjutan dalam memperkuat solidaritas umat dan ketahanan pangan masyarakat. (***)
Artikel Terkait
Walikota Tangsel Tanggapi Kritik Fraksi Golkar Soal SiLPA 2024, Janji Evaluasi dan Koreksi APBD Tahun Depan
Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Transparansi dan Prioritas Anggaran dalam Rapat Paripurna Tanggapan RAPERDA LKPJ APBD 2024
Jawaban Wakil Wali Kota Tangsel dalam Rapat Paripurna DPRD: Tegaskan Komitmen Transparansi Pengelolaan APBD 2024
Kritik Fraksi Golkar Tangsel terhadap SILPA Terkesan Asal-asalan
Pemkab Serang dan Brebes Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah