Pamulang, bidiktangsel.com — Sekitar seratus warga dari RW 10 hingga RW 16 Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan menggelar aksi demonstrasi damai di depan SMAN 3 Tangerang Selatan, Senin (1/7/2025).
Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan warga atas hasil seleksi SPMB Online 2025 yang dinilai tidak adil, terutama bagi anak-anak yang tinggal di lingkungan sekitar sekolah.
Aksi tersebut dipimpin oleh Ketua RW 015 Benda Baru, Mujianto, yang menyuarakan keluh kesah masyarakat sekitar sekolah yang merasa tersisih dalam proses penerimaan peserta didik baru.
Dalam orasinya, Mujianto menyampaikan bahwa warga dari tujuh RW sekitar sekolah telah mengorbankan banyak waktu dan tenaga, namun hasilnya nihil.
"Kami sungguh kecewa. Anak-anak dari RW 10 sampai RW 16, termasuk yang rumahnya tepat di sebelah sekolah, tidak diterima. Padahal kami selalu menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan sekolah, bahkan saat renovasi pun kami yang terdampak langsung," ujar Mujianto dalam orasinya.
Warga menuntut agar prinsip keberpihakan terhadap masyarakat sekitar tetap dijaga.
Mereka mempertanyakan logika seleksi yang disebut berbasis nilai, di mana disebutkan hanya siswa dengan nilai minimal 93 yang diterima.
Baca Juga: Nasib 6.139 PPPK Tangsel: Antara Harapan Pengakuan dan Tantangan Keadilan
Namun, menurut mereka, data itu tidak pernah disosialisasikan secara terbuka dan transparan.
Aspirasi Ditampung, Tapi Bukan Kewenangan Sekolah
Menanggapi aksi tersebut, Kepala SMAN 3 Tangsel, Dra. Hj. Aan Sri Analiah, M.Pd, menyatakan bahwa pihak sekolah telah menampung aspirasi warga, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
"Kami memahami kekecewaan Bapak dan Ibu. Tapi perlu kami sampaikan bahwa sekolah hanya melaksanakan teknis penerimaan. Penentu kebijakan ada di provinsi. Kami sudah tampung dan akan bawa aspirasi ini ke pimpinan kami, termasuk Pak Kadis dan Pak Gubernur," jelas Aan di hadapan para warga.
Artikel Terkait
Memo Titipan Siswa di SPMB 2025, Wakil Ketua DPRD Banten Klarifikasi dan Akui Kesalahan
BMM Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Rentan Lewat Distribusi Qurban
Wali Kota Tangerang Selatan Lantik PPPK Tahap 1: Penantian Panjang Berbuah Pengakuan Status ASN
Gubernur Banten Gandeng Indonesia Muda Preneur Academy Dorong Anak Muda Jadi Pelaku Usaha Mandiri
Kabupaten Serang Canangkan Gerakan “Bahagia Tanpa Narkoba” di Peringatan HANI 2025