Baca Juga: Prabowo Bakal Teken Aturan Baru soal Batas Wilayah Imbas Polemik 4 Pulau Aceh Sumut
"Anaknya curhat sering disiksa, bahkan keluar dari SMP. Ibu kandungnya sering melakukan kekerasan, kata warga dan PRT, meskipun katanya sempat dilerai beberapa kali," ungkap Tri.
Menurut catatan UPTD PPA Tangsel, ayah kandung dari anak ini telah meninggal dunia karena kecelakaan kerja. Saat ini anak tinggal bersama ibu dan kakaknya yang sudah bekerja.
Upaya Perlindungan dan Fasilitasi Pendidikan
Meski masih menunggu keberadaan anak dan ibunya, pihak UPTD PPA menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah perlindungan terhadap korban.
Tri mengatakan jika ditemukan unsur kekerasan, maka pihaknya akan bekerja sama dengan penegak hukum untuk memastikan perlindungan hukum dan psikologis bagi anak tersebut.
"Kalau unsur kekerasan sudah ada, kami siap mengamankan anaknya. Untuk ranah hukum akan ditangani pihak kepolisian," ujarnya.
Yang cukup menggugah, menurut informasi dari lingkungan sekitar, anak tersebut masih menyimpan keinginan kuat untuk kembali bersekolah.
"Keinginan anak ini sederhana: ingin sekolah lagi. Kami akan fasilitasi jika memang memungkinkan dan sesuai hasil asesmen nantinya," pungkas Tri.
Baca Juga: KPK Awasi Ketat SPMB 2025: Indikasi Korupsi Mulai Terdeteksi
Koordinasi Lintas Instansi Terus Dilakukan
Saat ini, UPTD PPA Tangsel masih menunggu informasi lanjutan dari RT dan warga sekitar terkait keberadaan keluarga tersebut. Jika sudah ditemukan, barulah tindakan pendampingan psikososial dan hukum dapat dilakukan.
Pihak Kelurahan dan Polsek Ciputat Timur juga telah turun tangan dengan memberikan imbauan dan edukasi kepada ibu dari anak tersebut, meski belum diketahui hasil lebih lanjut dari pendekatan tersebut.
Kasus dugaan kekerasan terhadap anak, terlebih dengan kondisi rentan seperti gangguan bicara, merupakan persoalan serius yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga lembaga negara.
Artikel Terkait
Andra Soni Sebut Bang Edi Rusli sebagai Guru Politik: “Beliau Bentuk Pola Pikir Saya di Awal Terjun ke Dunia Politik”
Ratusan Miliar Dana Pokir Digelontorkan untuk DPRD Tangsel, Namun Prestasinya Nol
Kongres Persatuan PWI: Berdamai Secara Politik, Namun Bertarung di Jalur Hukum?
Sanggar Kamang Wangko Woloan: Ruang Tumbuh Seniman Muda dan Benteng Budaya Minahasa
Bupati Ratu Zakiyah Resmi Buka OSN, O2SN, dan FLS3N 2025 Tingkat Kabupaten Serang: Mendorong Generasi Unggul dan Berdaya Saing