Baca Juga: Perkuat Daya Saing Indonesia, APINDO dan IASE Luncurkan Pelatihan Bersertifikat Australia
"Petugas bengkel mengatakan, dari 18 onderdil pengganti, yang tersedia baru dua, saya menunggu dalam ketidakpastian," ungkap Indra.
Kendati demikian, Indra mengaku dirinya tetap membayar angsuran Rp15 juta per bulan.
"Jika terlambat (membayar angsuran), saya terkena peringatan bahkan denda harian. Untuk praktik di tiga rumah sakit, saya memakai transportasi publik dengan biaya ekstra," keluhnya.
Pengguna Ioniq 5 itu lantas menutup pernyataannya dengan mengkritik layanan after-sales pihak Hyundai.
"Hyundai gencar berpromosi, tapi buruk dalam layanan after-sales," tutup Indra.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Hyundai terkait keluhan pengguna Ioniq 5 tersebut.
Terkait hal itu, apakah tuntutan dari kritik ini bisa dipenuhi? Terdapat sejumlah janji tentang jaminan after-sales Hyundai yang bisa dilihat di laman resminya pada Jumat, 20 Juni 2025:
Janji-janji After-Sales Hyundai
Melalui laman resmi Hyundai, Perusahaan otomotif multinasional asal Korea Selatan itu menyatakan after-sales Hyundai telah menjamin pengguna mobil Hyundai mulai dari jaminan harga jual hingga biaya perawatan konsumen. Berikut ini di antaranya:
1. Biaya Medis Konsumen
Jaminan penggantian biaya perawatan di rumah sakit maksimal 100 Juta per orang bagi pengemudi dan penumpang apabila mengalami kecelakaan lalu lintas. Jaminan ini berlaku sampai dengan 1 tahun setelah kendaraan diterima.
2. Pelunasan Cicilan
Artikel Terkait
Rugikan Warga, Cemari Lingkungan: Bupati Serang Sidak Galian C Ilegal di Kragilan
Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Senilai Rp13 Triliun, Perkuat Ketahanan Industri Nasional
Meleduk Dahsyat Gunung Lewotobi Laki Laki, Warga Diminta Waspada Lahar dan Abu
Anggaran Rp4 Triliun Lebih: Ke Mana Sebenarnya Arah Pembangunan Kota Tangerang Selatan?
Di Tengah Rekor Kinerja Positif Tahun 2024, CTRA Bagikan Dividen Rp444,8 Miliar