Nilai Tukar Petani Naik Signifikan
Selain data inflasi, BPS juga melaporkan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Banten pada Desember 2024 yang mencapai 109,37, naik 0,54 persen dibanding bulan sebelumnya.
Peningkatan ini dipicu oleh kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,40 persen dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,85 persen.
Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) juga mengalami peningkatan, dengan angka 114,94 atau naik 1,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: Capaian Pajak Kota Tangerang 2024 Melampaui Target, Optimisme Tinggi untuk 2025
Harga gabah di tingkat petani meningkat, khususnya untuk Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 7,18 persen dan Gabah Kering Panen (GKP) sebesar 5,84 persen.
Rata-rata harga gabah di tingkat petani pada Desember 2024 tercatat:
- GKG: Rp7.016/kg
- GKP: Rp6.447/kg
Di tingkat penggilingan, harga GKG mencapai Rp7.180/kg, sementara GKP berada di angka Rp6.618/kg.
Kinerja inflasi yang relatif terkendali di Banten menunjukkan stabilitas ekonomi di wilayah tersebut, meskipun terdapat tekanan pada sejumlah komoditas.
Peningkatan nilai tukar petani menjadi sinyal positif bagi sektor pertanian, memberikan dorongan bagi kesejahteraan petani di Provinsi Banten.
(***)
Artikel Terkait
Mulai 2025, Guru Tidak Perlu Tambahan Jam Mengajar di Sekolah Lain: Begini Sistem Baru Pemenuhan 24 JP
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Penjelasan tentang Kesejahteraan Guru ASN dan Non-ASN
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Jelaskan Kebijakan Kesejahteraan Guru ASN dan Non-ASN: Fokus pada Sertifikasi dan Pelatihan
Pj Bupati Tangerang Resmikan Gedung IGD Baru di RSUD Balaraja: Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Tangerang Lantik 60 ASN Jabatan Fungsional, Fokus pada Profesionalisme dan Akuntabilitas