Pesantren yang namanya al-Ashriyyah berarti modern itu kini dikenal sebagai pesantren mandiri dengan 15 ribu santri dan 48 jenis usaha yang digeluti warga pesantren. Pesantren dengan area 25 hektare yang kini telah bekerja sama dalam bisnis fintek dengan menggandeng Bank Tabungan Negara dan Bank Indonesia, itu bermula dari kobong bambu berukuran 3x4 meter sebagai asrama pertama. [ ]