Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dua Titik Beton Rusak Tangsel Diperbaiki

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 19 Oktober 2026 | 21:29 WIB
Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu Dimulai, Dua Titik Beton Rusak Jadi Prioritas
Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu Dimulai, Dua Titik Beton Rusak Jadi Prioritas

Serpong, bidiktangsel.com — Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memasuki tahap pengupasan aspal lama pada Minggu (18/10/2026) malam hingga Senin (19/10/2026) dini hari.

Hasil pemeriksaan setelah pengupasan mengungkap dua segmen kerusakan struktur beton yang menjadi prioritas perbaikan.

Pekerjaan yang ditangani Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel tersebut berada di jalur dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya menuju pertigaan Taman Tekno–Buaran, arah BSD menuju Pamulang.

Baca Juga: Pascaledakan Gas 52 Kg di Pasar Cimanggis Tangsel, Pilar Saga Sebut Sejumlah Ruko Terancam Dibongkar

Pengupasan aspal dimulai sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan cold milling machine, yakni alat berat untuk mengikis lapisan aspal lama secara terukur. Tahap ini dilakukan untuk membuka permukaan jalan sekaligus memeriksa kondisi struktur di bawahnya sebelum perbaikan dilanjutkan.

Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Kota Tangsel, Ahmad Fatulloh, mengatakan pengupasan merupakan bagian dari proses rekonstruksi untuk memastikan penanganan sesuai dengan kondisi kerusakan di lapangan.

“Setelah lapisan tersebut terbuka, kondisi struktur di bawahnya dapat diperiksa dan ditangani sesuai hasil temuan di lapangan,” ujar Ahmad.

Baca Juga: 8 Pemain Keturunan Eropa Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Target Piala Dunia 2030 Jadi Sorotan

Dua Segmen Beton Rusak Jadi Prioritas

Hasil pemeriksaan setelah pengupasan mengidentifikasi dua segmen kerusakan pada struktur beton jalan.

Segmen pertama berada di sekitar lampu merah Ruko Kencana Raya hingga sebelum SPBU, dengan panjang sekitar 45 meter dan lebar 6 meter. Sementara itu, segmen kedua berada di depan Bank Mandiri hingga pertigaan Jalan Tekno Widya–Buaran, dengan panjang sekitar 121 meter dan lebar 6 meter.

Kedua segmen tersebut menjadi prioritas karena penanganannya membutuhkan perbaikan struktur beton, bukan sekadar pelapisan ulang aspal.

“Dari hasil scraping semalam, ditemukan dua titik kerusakan pada struktur beton yang akan ditangani terlebih dahulu,” kata Ahmad.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X