Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dua Titik Beton Rusak Tangsel Diperbaiki

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 19 Oktober 2026 | 21:29 WIB
Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu Dimulai, Dua Titik Beton Rusak Jadi Prioritas
Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu Dimulai, Dua Titik Beton Rusak Jadi Prioritas

Baca Juga: BEI Berlakukan ARB 7% Mulai Hari Ini, Investor Wajib Pahami Dampaknya terhadap Saham

Beton K-350 Fast Track untuk Percepatan Pekerjaan

Secara teknis, bagian jalan yang ditangani menggunakan sistem perkerasan kaku (rigid pavement), yakni struktur beton yang berfungsi menahan dan mendistribusikan beban kendaraan.

Di atas struktur tersebut terdapat lapisan aspal AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course) sebagai lapisan pengikat.

Pada bagian yang rusak, pekerjaan dilanjutkan dengan pembongkaran beton atau excavation. Struktur kemudian diperbaiki melalui pengecoran menggunakan beton mutu K-350 fast track, sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.

Penggunaan beton fast track ditujukan untuk mendukung percepatan pengerjaan. Masa pemeraman awal direncanakan sekitar tiga hari, dengan tetap memperhatikan persyaratan teknis dan hasil pemeriksaan kekuatan beton sebelum pekerjaan dilanjutkan.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Ganggu 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Terdampak: Penumpang Diminta Waspada

Secara keseluruhan, rangkaian pembongkaran hingga pengecoran pada kedua segmen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Durasi tersebut mencakup keseluruhan pekerjaan penanganan struktur beton, bukan hanya proses pemeraman beton.

Setelah perbaikan struktur memenuhi persyaratan teknis, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemulihan lapisan permukaan aspal AC-BC sesuai kebutuhan dan tahapan pelaksanaan.

Dengan metode tersebut, rekonstruksi tidak hanya menyasar permukaan jalan, tetapi juga bagian struktur beton yang mengalami kerusakan.

Pengendara Diminta Waspada, Permukaan Jalan Tidak Rata

Selama pekerjaan berlangsung, kondisi jalan mengalami perubahan akibat pengupasan aspal dan pembongkaran pada titik kerusakan. Perbedaan ketinggian antara permukaan yang telah dikupas dan bagian yang belum dikerjakan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Ganggu 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Terdampak: Penumpang Diminta Waspada

Ahmad mengimbau pengendara, terutama pengguna sepeda motor, untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan.

“Pada saat pengupasan aspal berlangsung, permukaan jalan menjadi tidak rata dan terdapat perbedaan ketinggian. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi area pekerjaan,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X