"Video yang saya unggah tentang gaji guru Rp50.000, dipotong BPJS hingga tersisa Rp15.000, bukanlah keluhan," tegas Fildzah dalam video klarifikasinya, pada Senin, 9 Februari 2026.
"Itu adalah cerita nyata dari perjalanan saya sebagai seorang guru, dan juga gambaran dari perjuangan banyak rekan guru lainnya," tambahnya.
Tak Persoalkan Keterbatasan Anggaran
Fildzah mengungkapkan, meski dirinya hanya mendapatkan gaji yang kecil ia sama sekali tidak menyesal menjadi seorang guru dan mengaku tetap mencintai profesi guru dengan tulus.
"Saya ingin menegaskan dengan tulus, saya tidak menyesal menjadi guru. Saya tetap mencintai profesi ini sepenuh hati," terang Fildzah.
Baca Juga: Puncak HPN 2026 di Banten, Pers Pilar Ekonomi yang Berdaulat
"Di tengah keterbatasan, saya tetap datang ke sekolah, tetap mengajar, dan tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak," imbuhnya.
Kondisi saat ini, Fildzah paham betul terkait dengan peran dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dengan segala keterbatasan maupun anggaran.
Guru PPPK di Sumedang itu lantas menganggap hal itu sebagai bagian dari kehidupan bagi para guru.
"Saya tidak menyalahkan pihak Pemda yang saat ini hanya mampu memberikan gaji PPPK paruh waktu sebesar Rp50.000," tegas Fildzah.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar Tegaskan Peran Strategis Pers pada Puncak HPN 2026 di Banten
"Kami memahami kondisi tersebut sebagai bagian dari realita yang sedang dihadapi bersama," jelasnya.
Meski Penghasilan Minim, Siap Bertahan
Dalam kesempatan yang sama, Fildzah mengaku siap bertahan demi menjadi guru bagi anak-anak muridnya meski penghasilannya tergolong sangat minim.
Artikel Terkait
HPN 2026, Pemprov Banten Dorong Pers Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI
Dukung Indonesia ASRI, Andra Soni Akan Terbitkan Ingub Gerakan Jumat Bersih
Pengakuan Viral Korban yang Mobilnya Tergores Justru Takjub dengan Kejujuran Pelaku, Berakhir Saling Save Kontak
Bikin Jepang-Iran Ketar-ketir, Ini Perjalanan Timnas Indonesia di Ajang AFC Futsal 2026 Paling Fenomenal Setelah 11 Kali Selalu Kandas
Ketum Iluni Sempel Namta Buka Raker 2026–2029, Tekankan Kolaborasi dan Aksi Nyata