Bidiktangsel.com - Peristiwa sebuah perahu tenggelam saat membawa peserta sound horeg di Sidoarjo, Jawa Timur, sedang ramai disoroti sebagian publik di media sosial.
Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Senin, 9 Februari 2026, diketahui kegiatan itu terjadi saat rangkaian tradisi Nyadran yang digelar di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi.
Diduga, insiden terjadi ketika 2 perahu digunakan untuk mengangkut perangkat sound system berdaya besar dan membawa lebih dari 10 orang.
"Namun, salah satu perahu tidak mampu menahan beban sekitar satu ton dan akhirnya tenggelam," demikian tertulis dalam postingan itu.
Berdasarkan laporan di lapangan, peristiwa ini terjadi di bantaran Sungai Balongdowo dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski begitu, seluruh perangkat sound system, lighting, dan genset yang dilaporkan seberat 1 ton, beserta para penumpang, ikut tercebur ke sungai.
Pada insiden itu, penumpang dan sejumlah perangkat sound horeg tersebut telah berhasil dievakuasi dengan bantuan perahu karet.
Baca Juga: Puncak HPN 2026 di Banten, Pers Pilar Ekonomi yang Berdaulat
Kronologi Sound Horeg Tercebur ke Sungai
Bagi yang belum tahu, Nyadran merupakan tradisi yang setiap tahun digelar oleh Warga Balongdowo, Candi, Sidoarjo sebelum menyambut bulan suci Ramadhan.
Warga setempat menggunakan perahu memuat sound horeg menyisiri Sungai Balongdowo, dan sempat joget-joget alias menari-nari di atas perahu dan sound.
Secara terpisah, Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono menjelaskan, peristiwa itu terjadi di bantaran Sungai Balongdowo, pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.
Artikel Terkait
Wagub Banten Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Museum SMSI
HPN 2026, Pemprov Banten Dorong Pers Jadi Penjaga Kepentingan Publik di Era AI
Dukung Indonesia ASRI, Andra Soni Akan Terbitkan Ingub Gerakan Jumat Bersih
Pengakuan Viral Korban yang Mobilnya Tergores Justru Takjub dengan Kejujuran Pelaku, Berakhir Saling Save Kontak
Bikin Jepang-Iran Ketar-ketir, Ini Perjalanan Timnas Indonesia di Ajang AFC Futsal 2026 Paling Fenomenal Setelah 11 Kali Selalu Kandas