Festival Wanua Woloan 2025: 887 Tahun Menjaga Akar Budaya Minahasa

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 11 Agustus 2025 | 11:24 WIB

Baca Juga: Drama Lahan RSUD Tigaraksa: Dari Pengembalian Rp32,8 Miliar Hingga Pembelian Tanah Non PSU Rp164,9 Miliar

Partisipasi Lintas Generasi

Kekuatan festival ini terletak pada gotong royong tanpa batas usia dan gender. Oktavianus Pusung, salah satu warga, menegaskan, “Semua elemen terlibat—tua, muda, laki-laki, perempuan. Inilah kekuatan Woloan yang tak lekang oleh zaman.”

Festival Wanua Woloan bukan tradisi baru. Upacara adat penghormatan leluhur telah dilakukan ratusan tahun, namun sejak 2019, perayaan ini diformalkan setiap 9 Agustus.

Pemilihan tanggal bukan kebetulan—angka 9 memiliki makna sakral dalam filosofi Minahasa, melambangkan kesempurnaan dan kesatuan.

Baca Juga: Margono Djojohadikusumo, Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946: Jejak Perjuangan Diluncurkan dalam Buku Biografi

Momen ini juga bertepatan dengan Tomohon International Flower Festival (TIFF), menjadikannya daya tarik budaya sekaligus wisata yang memikat pengunjung.

Menjaga Warisan di Tengah Perubahan

Bagi masyarakat Woloan, Festival Wanua bukan sekadar acara hiburan, tetapi media untuk menghidupkan kembali kisah leluhur dan menguatkan jati diri. 

Tema “Merawat Akar, Menjaga Tradisi” menjadi pengingat bahwa akar budaya yang kokoh akan menjaga generasi dari kehilangan identitas di tengah derasnya modernisasi.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X