Jakarta, bidiktangsel.com - Tangerang Selatan kembali mencatat prestasi di panggung nasional. Pemerintah Kota Tangsel berhasil meraih Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 Kategori Utama, salah satu predikat tertinggi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri PPPA di Jakarta, dan diterima oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan.
Baca Juga: Tragedi Bocah 4 Tahun di Ciputat: Disiksa Orang Tua Hingga Meninggal Dunia
Baca Juga: Tragedi Keluarga di Ciputat, Bocah MAA (4) Meregang Nyawa Akibat Kekerasan Orang Tua
Momen tersebut diunggah melalui akun resmi Instagram @pilarsaga_official, disertai ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjadikan Tangsel ramah anak.
“Alhamdulillah, tahun ini Tangsel kembali mendapatkan KLA Kategori Utama. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program aksi yang menjadikan Tangsel kota ramah anak,” ungkap Pilar Saga Ichsan.
Tangsel sebelumnya pernah mencatat rekor MURI sebagai daerah pertama di Indonesia yang seluruh Rukun Tetangga (RT) dilengkapi Seksi Perlindungan Anak.
Baca Juga: Siswi SMPN 6 Tangsel Diduga Dilarikan Pemulung, Keluarga Ungkap Bukti Mengejutkan di Medsos
Penghargaan KLA tahun ini menjadi kelanjutan dari upaya pemerintah kota dalam menjaga komitmen terhadap hak-hak anak.
Namun, penghargaan ini juga menjadi pengingat bahwa prestasi administratif harus sejalan dengan kondisi nyata di lapangan.
Pemkot diharapkan mampu memastikan setiap anak benar-benar aman, nyaman, dan terlindungi, baik di rumah, lingkungan RT/RW, maupun di sekolah.
Parameter Penilaian KLA
Penilaian KLA dilakukan melalui enam kluster utama:
Artikel Terkait
Dicekik Bunga 36%, Warga Tangsel Ajukan Permohonan Banding Usai Ditolak PN Tangerang
Dinding Gorong-Gorong Ambrol, Air Penuhi Lubang Long Storage Pondok Pucung 2: Proyek Rp2,9 Miliar Jadi Sorotan Warga
650 Pendeta Hadiri Gathering PGLII Jakarta 2025, Teguhkan Integritas Pelayanan di Tengah Tantangan Zaman
3025 Bendera Merah Putih Berkibar di Pondok Aren, Aksi Keturunan Tionghoa Bangkitkan Nasionalisme Jelang HUT RI ke 80
Siswi SMPN 6 Tangsel Diduga Dilarikan Pemulung, Keluarga Ungkap Bukti Mengejutkan di Medsos