Menurutnya, Danantara akan menjadi katalis bagi reformasi struktural di sektor pengelolaan aset.
“Danantara bersama dengan BUMN diharapkan bisa memberi manfaat besar pada perekonomian dan kemajuan hidup rakyat Indonesia,” kata Rosan dalam sambutannya.
Ia menambahkan, dalam era ekonomi global yang makin kompetitif, Indonesia harus mampu memainkan peran strategis dengan mengonsolidasikan kekuatan aset nasional di bawah satu payung manajemen yang efisien dan profesional.
Jika terealisasi, pengelolaan aset senilai 1 triliun USD oleh Danantara akan menempatkan Indonesia dalam jajaran negara dengan sovereign wealth fund terbesar di dunia, bersaing dengan Norwegia, UEA, dan Singapura.
Baca Juga: Mayoritas Warga Puas, Layanan Adminduk di Tangsel Makin Prima
Namun, sejumlah tantangan seperti regulasi, transparansi, dan pengawasan publik juga akan menjadi ujian penting.
Dengan arah yang sudah digariskan Prabowo, Danantara berpotensi menjadi titik balik dalam mengelola kekayaan negara bukan hanya untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi juga demi kesejahteraan rakyat. (***)
Artikel Terkait
Pemkot Tangsel Resmi Mulai Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di TPA Cipeucang
Pjs Kades di Pandeglang Dinilai Gagal Jalankan Tugas, Tokoh Pemuda Desak Evaluasi Menyeluruh
Muhammadiyah Ancam Gugat Walikota Tangsel atas Pengangkatan Lili Pintauli Siregar sebagai Staf Khusus
Dinkes Kabupaten Serang Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu untuk Tekan Stunting dan AKI/AKB
Ratu Tatu Raih Penghargaan Top Pembina BUMD Tujuh Kali Berturut-turut, Buktikan Konsistensi Kepemimpinan