Baca Juga: ASN Pemkab Serang Didorong Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas dalam Pelayanan Publik
“Kita juga akan meningkatkan pembelian barang-barang modal dari Amerika, serta memberikan fasilitas perizinan dan insentif bagi perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di Indonesia,” jelas Airlangga.
Indonesia turut menawarkan kerja sama strategis di sektor mineral dan pengembangan prosedur impor produk hortikultura dari AS.
Selain itu, pendekatan kerja sama akan difokuskan pada skema business to business, bukan hanya antar pemerintah.
Baca Juga: DPUPR Kabupaten Serang dan Pokmas 24 Desa Teken PKS Program SPAM 2025
Tidak kalah penting, Indonesia mendorong penguatan kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya pada sektor pendidikan, teknologi, ekonomi digital, hingga layanan keuangan.
“Kami juga mengangkat isu financial services yang lebih menguntungkan bagi pihak AS, sebagai bagian dari paket kerja sama yang komprehensif,” pungkas Airlangga.
Langkah diplomasi ekonomi ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memperkuat hubungan perdagangan internasional dan menciptakan iklim investasi yang saling menguntungkan di tengah dinamika global.
Dengan waktu negosiasi yang ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan, diharapkan akan ada titik terang yang membawa dampak positif bagi perekonomian nasional.
(***)
Artikel Terkait
Wakil Bupati Tangerang Minta PSM Bantu Penyaluran Bantuan Sosial agar Tepat Sasaran
Kejati Banten Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Pengelolaan Sampah di Tangsel
Marak Pencurian Kabel Telkom, PT. Mukti Mandiri Lestari Beri Peringatan Tegas kepada Oknum Tak Bertanggung Jawab
PWI Pusat Dukung Program Rumah Bersubsidi untuk Wartawan, Tegaskan Tak Ganggu Independensi Pers
Gubernur Banten Andra Soni Ajak PSMTI Berinvestasi di Banten Selatan: Potensi Wisata dan Pertanian Jadi Unggulan