Baca Juga: KLH Minta Tangsel Percepat Penataan TPA Cipeucang
“Kami sudah berkomunikasi dengan sejumlah daerah, termasuk Bogor dan wilayah di Jawa Barat. Untuk sementara, penanganan substansi akan dibantu dari Serang. Kerja sama ini berada di bawah koordinasi gubernur,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hanif menegaskan bahwa aspek hukum tetap menjadi perhatian utama. Ia menyebut Pasal 40 UU 18/2008 yang memuat ancaman pidana minimal empat tahun bagi pihak yang lalai dalam pengelolaan sampah.
“Hukum tidak boleh dikesampingkan. Walaupun kita berteman, ketegasan hukum tetap harus dijalankan,” tandasnya.
Baca Juga: Detik-detik Banjir Bandang Terjang Guci Tegal, Pancuran 5 dan 13 Dilaporkan Rusak Parah
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan Pemkot siap menjalankan seluruh arahan kementerian. Ia memastikan akses jalan menuju TPA Cipeucang tengah diperbaiki dan ditargetkan rampung dalam dua hari ke depan agar operasional kembali berjalan optimal.
“Kami fokus ke landfill 3 dan menyiapkan landfill 4. Landfill 1 dan 2 sudah tidak memungkinkan digunakan,” ujar Benyamin.
Ia juga optimistis TPA Cipeucang dapat ditutup permanen pada Juni mendatang, seiring penerapan teknologi pengolahan sampah, kerja sama antar daerah, serta penguatan armada pengangkutan.
Pemkot Tangsel bahkan telah menambah 27 unit truk sampah baru dan menyiapkan skema pengangkutan hingga 400–500 ton per hari ke TPA Cilowong, Kota Serang.
Baca Juga: Kader Ansor–Banser Diminta Siap Jemput Bonus Demografi
Dalam jangka menengah, Pemkot Tangsel tetap mengacu pada sistem sanitary landfill, sambil menunggu implementasi Perpres 109 terkait pengolahan sampah berbasis teknologi, termasuk opsi waste to energy.
Pengawasan langsung Menteri Lingkungan Hidup ini menegaskan bahwa krisis sampah di Tangerang Selatan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan isu lingkungan, kesehatan publik, dan penegakan hukum yang harus dituntaskan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
(***)
Artikel Terkait
Danantara Indonesia dan BP BUMN Hadir untuk Rakyat: Lebih dari 1.000 Relawan dan 109 Truk Bantuan Dikerahkan Tangani Bencana Sumatera
BUMN Perkuat Bela Negara Lewat Aksi Nyata Tanggap Bencana
Tangis Haru Wanita di Sibolga Temukan Jasad Orang Tua Usai 2 Minggu Tertimbun Longsor: Sekalipun Cuma Bangkainya Saja
Dokter Gigi Jessica Freddy Speak Up soal Dugaan KDRT, dari Trauma Psikologis hingga Masalah saat Proses Perceraian
Curhat Ibu di Aceh Tamiang Beri Makan Bayi Mi Instan Akibat 11 Hari Terjebak Banjir: Sehat-Sehat Anakku