Serpong, bidiktangsel.com – Peringatan Bulan Guru Nasional dengan tema “Terima Kasih Guru, Guru Hebat Indonesia Kuat” digelar di SDN Rawabuntu 03 Serpong, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan apresiasi terhadap peran guru dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kota Tangerang Selatan.
Kepala SDN Rawabuntu 03 Serpong, Amir Mahmud, S.Pd., M.MPd., menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghargaan terhadap dedikasi para pendidik yang terus menjaga mutu pembelajaran.
Baca Juga: Peringatan Bulan Guru Nasional, SDN Rawabuntu 03 Dipilih Lokasi Press Tour KSPSTK
“Apa yang kami sampaikan hari ini telah dijawab dengan sangat baik oleh pihak terkait. Kami juga menyampaikan ucapan selamat Hari Guru Nasional. Semoga guru-guru Indonesia, khususnya di Tangsel, semakin sejahtera dan bermartabat,” ujar Amir Mahmud.
Terkait isu status guru honorer, Amir menegaskan bahwa aturan terbaru memang sudah tidak memperbolehkan keberadaan guru honorer.
Pemerintah saat ini mendorong seluruh tenaga pendidik untuk beralih menjadi guru P3K sesuai kebijakan nasional dan kemampuan daerah masing-masing.
Ia menjelaskan bahwa SDN Rawabuntu 03 menjadi salah satu sekolah yang sudah sepenuhnya memenuhi standar ketenagaan.
“Alhamdulillah, untuk SDN Rawabuntu 03 seluruh guru sudah lengkap. Guru kelas ada 30 orang, guru PJOK 4 orang, dan guru agama 3 orang. Tidak ada lagi guru berstatus honorer, semuanya sudah P3K,” katanya.
Amir mengapresiasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Dinas Pendidikan yang telah memastikan kebutuhan tenaga pendidik di sekolah-sekolah negeri tetap terpenuhi.
“Ini berkat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Bapak Wali Kota Tangerang Selatan. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang begitu besar untuk kesejahteraan guru,” ujarnya.
Peringatan Bulan Guru Nasional di SDN Rawabuntu 03 berlangsung khidmat dan penuh semangat, diisi dengan apresiasi siswa, refleksi perjalanan pendidikan, serta pesan moral untuk memperkuat peran guru sebagai pilar kemajuan bangsa.
Artikel Terkait
Kasus Pengadaan Google Cloud Jadi Babak Baru di Skandal Korupsi Kemendikbud Ristek era Nadiem Makarim
Pengesahan KUHAP oleh DPR Tuai Soratan, Bandingkan Syarat Penahanan Tersangka di Kebijakan Lama vs Baru
Jabarkan Permasalahan Polri di Depan DPR, Wakapolri Singgung soal Lemahnya Pengawasan Internal
Negara Terkepung Politik Post-Truth: Ancaman Baru atas Nalar Publik dan Legitimasi Demokrasi
Ketua DPR hingga Presiden Prabowo Buka Suara soal Kasus Bullying di Lingkungan Sekolah, Siap Evaluasi dan Panggil Pihak Terkait