DLH Kota Tangsel Ajak GP Ansor Bangun Bank Sampah Lewat Gerakan Satu Majelis Taklim Satu Bank Sampah

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 20 Oktober 2025 | 12:36 WIB
Menurut Indri, saat ini DLH Tangsel tengah fokus menangani penumpukan sampah di TPA Cipeucang.
Menurut Indri, saat ini DLH Tangsel tengah fokus menangani penumpukan sampah di TPA Cipeucang.

Baca Juga: BNN dan Bea Cukai Bongkar Pabrik Rahasia Sabu di Apartemen Cisauk, Dua Residivis Raup Rp1 Miliar dari Produksi Ilegal

Program serupa, kata dia, sudah mulai diterapkan di wilayah Pondok Aren.

“Kami sudah mulai mempertemukan produsen dengan pembeli di Pondok Aren. Tahun 2026 nanti, DLH juga berencana membeli kompos hasil olahan dari TPS3R, bank sampah, maupun masyarakat untuk dijadikan pupuk tanaman,” paparnya.

Lebih lanjut, Indri mengajak seluruh warga Tangsel untuk aktif memilah dan mengolah sampah dari rumah masing-masing.

Ia juga mengumumkan bahwa tahun 2026 mendatang, DLH akan meluncurkan program sumur kompos sebagai upaya mengurangi hingga 60 persen volume sampah rumah tangga yang selama ini berakhir di TPA.

Baca Juga: Ratusan Butir Pil Tramadol dan Exymer Diamankan, Kapolsek Pakuhaji Tangkap Penjual Obat Daftar G, Warga Beri Apresiasi

“Semua masyarakat harus ikut mengelola sampah dari rumah. Melalui sumur kompos, kami harap bisa menekan lebih dari separuh sampah organik rumah tangga,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Kota Tangsel, Amizarisma, menyambut baik ajakan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara DLH dan GP Ansor bisa menjadi model sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

“Kami mendukung penuh gerakan ini. Namun, DLH juga harus memastikan adanya pihak pembeli yang menampung hasil pengolahan sampah di majelis taklim. Edukasi kepada masyarakat penting agar mereka paham cara mengolah sampah,” ungkap Amizarisma.

Baca Juga: Polsek Ciputat Timur Berhasil Ungkap Sindikat Pencurian Bermodus Ganjal ATM, Nasabah Rugi Puluhan Juta Rupiah

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Karena itu, pihaknya siap menggerakkan kader dan jamaah majelis taklim untuk bersama-sama mewujudkan Tangsel yang bersih dan hijau.

Dengan adanya sinergi antara DLH Kota Tangsel dan GP Ansor, gerakan Satu Majelis Taklim Satu Bank Sampah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas keagamaan lain untuk ikut serta menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi beban TPA di wilayah Kota Tangerang Selatan.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X